Elegi wanita kesepian

FYI: saat ini gw sedang ditemani oleh nyamuk-nyamuk nakal yang terbang kian kemari nemplok sana sini dikulit mulus gw dan dengan gesit mencolokkan concongnya (apaan sih va?!) untuk menyedot ganas darah murni gw. Damned.

Today is not a special day. No special mood. No special things happen. Pagi-pagi gw bangun siang (???). Sengaja sih. Abis males. Rencana hari ini cuma ke perpus tercinta melihat-lihat contoh skripsi SSO (Single Sign On) sambil cek markocek teori-teori yang dibutuhkan. Jam 12 lewat gw nyampe kampus langsung meluncur ke tekape. Disaat-saat sepeti inilah gw sangat membutuhkan teknologi bernama notebook. Lebih tepatnya notebook elektronik. Soalnya tadi gw juga bawa notebook mini ukuran 10cm x 20cm tebal sekitar 200 lembar. Sama sekali tidak menghibur dikala bosan dan seperti yang sudah saya duga, notebook saya tidak bisa konek internet. Damned.

Gw ga lama-lama berdiam diperpus. Setelah sekira-kiranya gw belajar membuat flow chart sistem gw dengan baik dan membuat satu kerajinan tangan berbentuk kelinci gembung dari kertas notebook gw (akhirnya ada gunanya juga), gw langsung cabut ke Syahdan diterpa oleh teriknya panas matahari yang membakar kulit dan jiwa. Sampe sana lumayan lah dapet hiburan ngeliat latihan visualisasi 2010 dan para maniak pom-pom boys yang lagi nyobai tanktop dan hotpantsnya. Nanti abis HTTP gw fotoin deh. XD

Next stop, gw yang lagi bingbang dan malas pulang pun akhirnya mendaratkan pantat gw di CL. Niatnya mau nonton vampire sucks. Eh ternyata kelewatan jamnya. Niat kedua sih mau nonton jam berikutnya. Eh gw siyok ngeliat jam berikutnya itu jam 19.35. Ajib. Akhirnya gw cuma jalan-jalan geje, beli cepitan, dan berakhir dengan makan pizza sendirian dengan menu delight berdua. Inilah nasib wanita manis yang belum punya pacar. *menghelanapaspanjang*

Berikut cuplikan percakapan saya dengan mbak-mbak pizza nyebelin:

Scene 1 : Memesan menu
Gw: Saya mau yang ini deh (nunjuk menu delight berdua).
Mbak-mbak pizza (MMP) : Oooh, delight berdua ya mbak? Mbaknya sendirian aja nih? (pasang senyum hah-kasian-deh-lo-jomblo)
Gw : Iyaaa... :) (nyengir diem-lo-brengsek)

Scene 2 : Makanan datang
MMP : Permisi, dua coca cola dan garlic breadnya ya, Kak. Kakaknya sendiri kan ya? Piring yang lainnya saya angkat aja yah, Kak. (kembali pasang senyum hah-kasian-deh-lo-jomblo)
Gw: Iyaaa... :) (kembali nyengir diem-lo-brengsek)

Scene 3 : Cuap-cuap
MMP : Permisi, bagaimana pizzanya hari ini Kak? Enak?
Gw : Ehm... Enak.
MMP : Kakaknya sendirian aja nih? (nyengir hkdlj)
Gw : (ingin sekali melempar pan pizza gw ke wajah MMP sampai senyum di wajahnya hilang) Iyaaa... :)

Okay. Pesan moral yang didapat dari cerita ini adalah, jangan makan sendirian di Pizza Hut. Apalagi jika anda jomblo (dan kesepian) dan sedang tidak ingin diganggu dan tidak mempunyai kesabaran hati yang besar dalam menghadapi MMP. *senyum manis*

xoxo
eVe~

pe.nge.cut

pe.nge.cut [n]
(1) penakut, (2) munafik
- Kamus Besar Bahasa Indonesia


Saya pengecut yang tidak berani mengambil keputusan
Saya pengecut yang merasa dirinya lebih hebat dari orang lain
Saya pengecut yang dengan bodohnya menyakiti hati orang lain
Saya penakut
Saya munafik
Saya pengecut yang tidak berani meminta maaf terlebih dahulu
Saya pengecut

Untuk orang yang baru saja menyadarkan saya, saya minta maaf. Benar-benar minta maaf. Maaf saya sudah bertindak seenaknya dan menyakiti hati Anda. Saya begitu pengecutnya dengan menyepelekan sehingga saya tidak mempunyai kebesaran hati untuk menghadapi Anda dan meminta maaf atas perbuatan saya. Saya begitu pengecut sampai-sampai Anda harus lebih dahulu menyatakan kepada saya bahwa Anda tersakiti karena perkataan dan perbuatan saya.

Terima kasih atas kebesaran hati Anda sudah mengingatkan saya. Ini akan menjadi pelajaran hidup bagi saya. Untuk tidak memandang diri saya sedemikian lebih baik dan meremehkan orang lain. Terlebih lagi untuk lebih mempercayai usaha seseorang. Karena semua orang, termasuk saya si pengecut ini, pasti mempunyai kebutuhan untuk dipercaya dan dihargai.

Sekali lagi, saya minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam.

Terima kasih.

Days on the Server Room

Haaaaaattchiiiiiiiiiihhh....... *sroooooootttt* *kucek-kucek idung*

My condition is dropped... *sroot*

List kegiatan gw sehari-hari selama seminggu ini adalah:

  • 06.00 : Bangun
  • 07.00 -07.10 : Jalan kaki ke halte busway Dispenda
  • 07.10 - 08.40 : Nunggu busway ke arah Harmoni sekitar 30 menit dan kalo lagi beruntung bisa dapet busway walaupun harus berdiri desak-desakan dengan mas-mas bau ketek atau ibu-ibu yang merasa busway milik suami mereka jadi bisa seenaknya ngedorong orang dan ngambil pegangan orang
  • 08.40 - 08.50 : Kembali menunggu busway arah Blok M di halte Harmoni. Mengantri bersama puluhan orang lainnya. Lain kali gw fotoin antriannya kalo sempet. Seru deh. Kayak antrian kora-kora di Dufan waktu lagi libur sekolah.
  • 08.50 - 09.00 : (kalo beruntung) sampe di BPPT tepat waktu
  • 09.00 - 15.00 : Berdiam di ruang server. Pada fase ini tidak banyak hal yang terjadi. Tapi mood bisa berubah tiap 5 menit sekali
  • 15.00 - 16.00 : Ritual di halte busway terulang lagi dengan rute arah balik. Luar biasa.


Gw harus kuat badan, kuat mental, dan kuat iman setiap harinya. *sigh*

Semoga semua ini berguna bagi masa depan. Aaamin amin aaamin.

xoxo
eVe~

Mom...

...


Mommy I'm sorry....
You know I love you. But I just couldn't stand.
If they don't take their ass off this house then I will.
Sorry for being a selfish and disobedient girl mom.
Thanks for your endless love for me.



Your lil girl who is now grown up.
eVe~