Showing posts with label heart talks. Show all posts
Showing posts with label heart talks. Show all posts

Transformation

Do you believe in transformation?

Well...

I do. :)

My last year on high school - 2007
Early year in University - 2008 

Birthday - 29 June 2009

Mid year at University - end 2009

Birthday - 29 June 2010

After final thesis presentation - Feb 2011

First time as worker - 2011

Birthday - 29 June 2011

Birthday - 29 June 2012

Office hangout - August 2012


Do you believe in transformation?

Pramuka Island - January 2013

I do.... :)

MC at Kristoforus Mencari Bakat - 9 June 2013

With the Judges and Team :)

I Really Do... (:

Owmaygawd! =))



Smooch,
eVe~

Cuma pengen curhat

Apalah gunanya sebuah blog jika tidak bisa menggalau didalamnya. Benar? Benar donk.

Yuk mari let's go.

Dulu gw sempet mikir, mau dibawa kemana tema blog gw. Pernah pengen jadiin blog gw jadi blog IT tapi gw merasa ga pantes saat gw sadar gw ga tau dimana letak VGA dalam CPU gw. Pernah kepikiran mau dijadiin food blog. Tapi gw bukan food adventurer. Agak ga napsuin aja kalo postingannya nanti cuma menu-menu warteg senin sampe sabtu (minggu libur). Sangat tidak pernah kepikiran buat bikin fashion blog. Gw jelas ga fashionable, atau kalau sendal jepit, celana pendek robek, dan kaos kegedean itu dibilang trendy yah, boleh lah bilang gw fashionable. Gw memutar otak. Gw suka nulis. Rasanya sayang kalo ga dilimpahkan kemana-mana.

Satu hal yang gw jago banget nih. Sungguh bukan sombong. Gw jago galau. Tsahhh, gw. Bahkan sebelum kata 'galau' booming di Indonesia gw rasa gw sering banget bergalau. Intinya bukan karena gw keracunan cairan melanchole di kelenjar gw (ga ngerti? Cupu lo. *nyolot*) Gw cuma merasa lebih asoy menuturkan sesuatu lewat bahasa tulisan. Bukan karena gw ga bisa verbal. Tapi gw kalo uda ngomong suka lupa bedain antara rem sama gas. Jadi kadang suka kecelakaan sendiri. Daripada bunuh diri mending diam. Ya ga? Ngerti ga? Ga? Cupu lo.

I really like talking about God. :) I'm not a holy one, I know. It's just I can't help not to mention HIM in every aspec of my stories. More over HE is always there in my life. So apalagi yg bisa gw bicarakan. :p

Currently I am trying to join a Catholic charismatic community for youth in Paroki Kristoforus. That is what I ask God, to let me serve HIM with every talent HE gives me. And there HE lead me. HE brought me there in a very interesting way. HE opened a chance for me THERE, not in another place I thought I would be more growing at. Today I can tell you why HE put me there. HE wants me to learn how to be humble, learn how to love others and be loved by others in whatever condition, learn that I suppose to be small while HE suppose to be big in everything I do, learn to know that life is not a journey without map, but life is jigsaw puzzle in the hands of GOD. Every part placed in purpose to make a great picture.

Now I feel like a doughnut. God throw me up and then put me down harder and harder, over and over. The process hurts. Sometimes I think I would break. But till now I'm not. Because God knows how elastic I am. Guess what, HE is The One who made me. No wonder eh? :) One day when I'm ready to be baked I will be a very delicious doughnut made by The Greatest Chef, God.

Till then, I just have to trust my Creator, ain't I? :)

Do you?

Smooch,
eVe~

23. Telat. But. Whatever. :)


Thank God. It's been 23 years and His love for me hasn't changed a bit. :)

Well, um... 23. Yeah. You know.

I always feel anthusiastic on my birthday. Seperti yg sudah-sudah, gw senang dapat ucapan selamat ulang tahun dan doa dari orang-orang. Dapet ucapan kayak gitu means a lot for me. It feels like I am sooo blessed. Well, I am so blessed karena banyak yg doain gw di hari ulang tahun gw. Senangnyaaa. I need no cake. I need no gifts. I just need my family, friends, and relatives on my birthday. Then I know that God has given me such a great 23 years to live. :)

Jadi 29 Juni di pagi hari saya sudah dapat banyak ucapan baik via bbm, twitter, facebook, maupun yg langsung nyalamin di kantor. Asik asik. Karena ini hari Jumat jadi gw ikut PA dulu, dan BB berbunyi riang tanda banyak BBM masuk. Eaaa ga konsen. After so many 'Happy Birthday Eva' dan cupika-cupiki at the office ditambah dengan ke'hectic'an hari ini karena Miss Juli dan Lia ga masuk, gw jadi bingung membagi pikiran antara itu, kerjaan, itu, ulang tahun, itu, dan itu. *mulai ga jelas* Setelah dibredel dengan telepon dari Dharma dan Miss J, gw pun kembali dari ruang SDA ke meja dengan tergopoh-gopoh. Sebelumnya, ko Donald telepon suruh saya balik ke meja. Katanya ada yg nungguin saya. It's lame trick though. *nyengir* Lalu setelah saya tiba dimeja, saya dihadiahi sebuah kue ulang tahun. Lengkap dengan seluruh personel SDA (Oke ga seluruh. Kurang orang-orang Database) yang bertepuk tangan nyanyi happy birthday. So Happy. :)

Setelah acara foto-foto, potong kue, bagi-bagi kue, kerja, bagi-bagi kue lagi, kerja lagi, gw mulai menyadari time flies and what I wish for today hasn't happened yet. My mood going down down down. Silly me.

Tibalah saatnya karokean di Inul Vista TA. Syalala dumdum. Personil geng Nabo kami kurang Lia yg lagi sakit. Ugh :( Lalu kami pun berdendang riang. Walau awalnya we didn't get the fire. Tapi sungguh sesungguh sungguhnya kalau ga ada orang-orang ini di hari ulang tahun gw, gw yakin gw akan berdiam dikamar dan sedih atas keinginan yg tidak terkabul. So here are my heroes who made my day...

My Meonk, Debbie, Ica, Oco, teman-teman luar biasa. Luar biasa gila maksudnya. Arthur dan Piere, dua orang resek tapi super bisa diandalkan. Kepong si bocah labil. Bang Juned dan Ko Hari yang juga berulang tahun di bulan Juni. Lim yang ([s]nyolot[/s]) polos. Stevanie dan Novita yang memeriahkan suasana dengan lagu-lagu korea dan mandarinnya. Asoy. And after we sing THEY GIVE ME ANOTHER CAKE! =)) AND A PRESENT. Yippieee... Omo omo omo... God loves me so much He gives me very good friends. Superhappy. :)

Makasih kadonya kawan. Terlebih, makasih uda jadi kado terindah di hari ulang tahun gw. :')

Oh ya. Disela-sela ngerjain kerjaan yang bertumpuk kayak lemak disekitar perut gw I got a very good wishes from someone. And here is the winner of Eve's 23rd birthday wishes...

Ko Deddy Fredy :)

"Happy Birthday... Semoga diberi umur lebih untuk bisa bersyukur.. diberi rejeki lebih untuk bisa jadi berkat buat orang lain.. dan diberi kesehatan yang cukup untuk bisa menikmati karunia Allah.. GBU.."

I will never forget the beautiful wishes. Thanks, Ko. :)


Smooch,
eVe

Just the way you are :)

Kapan gw pernah memulai postingan gw dengan kalimat bersemangat? Ga pernah? Jarang? Emang. Dan kali ini juga ga pengen nulis yang semangat semangat.

I like the moon. And also the moon guy. *prettt* But from all the kind of moon I love full moon the most. Full moon selalu keliatan bagus apalagi kalau langit lagi cerah. Bukan karena gw keracunan film vampir vs manusia serigala yang berbody sixpack. Tapi full moon itu punya keindahan dan daya tarik tersendiri buat gw. Bulet dan cemerlang. Rasanya beda aja kalau ada dia. *dia siapa, Va?* *plakkk*

Malam beberapa hari yang lalu dilangit cuma ada satu bintang. Seolah tu bintang lagi menikmati waktu berdua aja sama si bulan. Soswit banget sih mereka. Bikin iri. *lah???* Tolong ijinkan gw menggelinjang sejenak. Oke lanjut. Tepat kemaren gw liat bulannya setengah. Half moon. Burem. Butek. Mendung pula langitnya. Baru aja ngeluarin statement ih-gw-ga-suka-sama-bulannya, gw uda tertampar dengan sendirinya. Bulan di bumi cuma satu. Kadang dia fullmoon, kadang halfmoon, kadang cresent, atau bahkan kadang ga keliatan. Apapun bentuknya itu tetap bulan yang sama. Jadi kenapa gw cuma suka sama fullmoon? Kenapa gw cuma suka sama bentuknya dan bukan sama bulannya?

Ibarat suka sama seseorang. Kadang kita suka saat dia terlihat baik dimata kita. Tapi saat buruk, kita ga suka, ga terima. Padahal itu orang yang sama. Seringnya sih kita liat dari packagingnya. Kalo lagi pake baju yg pas banget sama eventnya dan bikin dia keliatan oke banget atau gaya rambutnya lagi lumayan keren baru deh rasanya pengen ajak ngobrooolll terus. Tapi saat dia lagi biasa-biasa aja ya... udah, biasa aja. Seperlunya aja. What a human. Padahal dibalik packaging yang berbeda itu ada kepribadian yang sama loh, people. Do I sound like a girl magz writer pengisi kolom kepribadian? Duh.

Wajar. Eh, wajar ga tuh? Ga ah ga wajar. *labil* Now I do learn to love the moon. Not only the shape of the moon. Gw tau gw harus suka sama bulan yang cuma separo atau yang sipit kayak mata orang cina. Walaupun gw paling suka saat bulannya lagi bulet terang benderang. Just like if you imply it to people. Love the person you like, just the way he/she is. Not just when they look good on your eyes. :)

I've written bout moon guy before. My moon guy. Hmm... Used to. *grind* I wonder why I can always get close to a moon guy. Well, everyone does, Va. Ga usah sok special deh. *jadi curhat* Bukan itu harusnya yg gw highlight. Harusnya gini, I can always get close to anyone. Just anyone. That makes me think. Am I... A moon girl? (⊙▂⊙)

Abaikan.

Smooch,
eVe~

L(O)IVE

Happy Monday readers!!

Semangat? Harus. Seperti mentari yang beberapa waktu belakangan ini terlalu semangat untuk bersinar. Panas ya boo. *lap keringet*

FYI, currently gw sedang berada di depan monitor kantor, mengetik postingan ini di Notepad dengan window gw setting 10x10 cm. Jadi agak curek dikit bacanya nih. Semoga ga salah ketik yah. Karena terlalu banyak problema romantika kehidupan jadi gw ga tahan gitu mau muntahin semuanya di situs asoy berbasis blog ini. Agak najis bukan bahasa gw? Abaikan.

So, speaking of problemo. Gw yakin manusia itu punya kemampuan yang terbatas. Dan mau lo percaya atau gak mengenai keberadaan Tuhan, gw yakin disaat lo tertekan, merasa ga berdaya, lo pasti butuh suatu kuasa yang lebih besar dari kuasa manusia. Whatever it is. Well, this happen to me. Bukan sok mau ngomongin hal yang too much glory glory halelujah. Tapi dalam hidup gw, yang gw alamin adalah Tuhan punya rencana luar biasa diluar apa yang bisa gw pikirin.

Menjadi seorang pengagum rahasia itu akan membuat hidup lo jadi kayak berkisar dari seputar dia lagi dia lagi. Right? Begitu juga yang pernah gw rasain. Sebut saja pria ini bernama 'pria'. Sejak pertama kali gw sadar akan kehadirannya si pria ini udah cukup menarik. Karena ini bukan blog curhat ala ABG labil yang suka ngisep lem aibon sambil nonton film korea jadi gw skip aja yah kisah kasih nya. Singkat cerita gw cuma bisa berdoa biar ada jalan buat gw setidaknya mengenal si pria. Karena intensitas ketemu gw cukup singkat namun sering, ehm maksudnya hampir setiap hari ketemu tapi cuma sebentaran, gw pun susah donk berinteraksi sama dia. Apalagi si pria suka ngumpul bareng temen-temennya yang sama sekali ga gw kenal (ya iyalah!). Sepuluh bulan berlalu. He's not just the man I met and I crushed into. He's the man I asked God to be with.

Katanya Tuhan menjawab doa dengan tiga jawaban, He says yes and give you what you want, He says wait and give you something better, He says no and give you the best. Setelah sepuluh bulan memendam rasa, ibu-ibu hamil aja kalah, gw pun bisa berinteraksi sama si pria. Somehow ada aja event yang buat gw bisa ngomong dan nanya-nanya ke dia. Is it a yes? I wished. Dan setelah dipuaskan dengan euphoria kedekatan yang baru saja ini gw pun jatuh kepeleset keinjek gorila sambil dikencingin kucing. Ternyata dia baru aja jadian. God does answer my prayer. I just never think how to handle a 'no'.
Yaudahlah.

A 'no' is a 'no'. Gosh, lame banget ni postingan cyin. You know, I hate curcol. Moreover, I hate myself for having such ability to curcol here.


"Terkadang, dibalik 'yaudahlah' tersimpan banyak rasa yang sulit diungkapkan dan pikiran yang terlalu banyak dipendam" - status Twitter beberapa hari yang lalu.

Smooch,
eVe

Don't talk to me about love

Love is when you can smile counting the days to his birthday.

Love is when you feel happy just because he's in the same room with you.

Love is when you get stomachache just by hearing his name talked or seeing his picture on facebook.

Love is when you pray for his happiness.... Though his being happy hurts you.

Dream Job

I'm just finished watching Devil wears Prada. Geez!! It's so last years... In a very positive way.

Freako. Itu film dari jaman gue kelas dua SMA. I repeat, kelas dua SMA. It means udah almost five years ago. Dan gue yang bajigur film ini baru nonton fiilm itu sekarang. Va! Kemane aja lo! Readers, you really need to watch this movie. Seriously.

FYI, currently it's 11.53 pm. Dan gw harus bangun jam 5 subuh buat bersiap pergi ke kantor. Speaking of which, i deadly wanna write this blog as soon as possible.

So, Devil Wears Prada. I'm not in the right time to discuss about this movie. This is not a movie blog anyway. I'll tell a lil. Just a lil. I swear.

Intinya, have you ever think about a dream job. A job that you really wish you had? A job that you can desperately work for it but you just so happy to do it. A job that u can proudly tell your friends and families bout your jobdesc. May be some of you may have. And perhaps some don't. I wasn't.

Dari dulu gw bukan orang yang mudah terobsesi dengan sesuatu. Gw ga punya rencana hidup yang luar biasa seperti yang mungkin sebagian dari cewek-cewek berumur dua puluh miliki. Hidup gw simpel. Gw ga suka mikirin akan jadi apa gw besok. Gw ga pernah tau apa yang jadi obsesi gw. Kebanyakan gw selalu suka dengan segala hal. Makanya saat memilih jurusan di universitas, gw sempet bingung. Gw semepet mau ambil Psikologi, sedikit obsesi dari jaman SMP. Sempet juga mau ambil perhotelan, karena gw lebih suka praktek dari teori. Dan berakhir di Teknik Informatika. Computer Science was not the best choice I ever made. Seriously. I didn't even choose it. Tapi kayaknya ga layak untuk bilang gw nyesel ambil TI. I learned a lot, I met fabulous people, I can do things others may awkwardly know about their computer. Well, gw bukan ahli TI. Tapi setidaknya gw tau.

Right after gw selesai sidang dan dinyatakan lulus, gw terima kesempatan interview di salah satu perusahaan nasional yang cukup besar. Perlu dikatakan gw sama sekali ga punya rencana untuk kerja disana. i didn't even know the job. Nor the company profile. Gw dapet dari temen gw. Bermodalkan asas coba-coba, jadilah gw berkerja disana. Voila. And trust me, it is hell covered with heaven screensaver.

I don't have the rights to judge my job. I know. But this job is 125% not me. Bisa bayangin eva (yang imut dan lucu) yang ga bisa diem, yang banci ekskul waktu jaman sekolah, yang eksis baik di kelas, jurusan, maupun di corporate communication waktu kuliah, yang ga afdol kalo ga jadi panitia dari event bahkan selevel event lokal Gereja setempat, sekarang berakhir dibelakang meja, memandangi komputer dengan layar excel, siap terima e-mail dan telepon permintaan data yang gw bahkan ga tau bagaimana cara dapetnya. Hell-oow? I desperately wanna blow my head off.

Tujuh bulan gw bertahan dengan segala yang ada di so-called-hell. And I don't want to make it forever. Thanks to Devil Wears Prada, that movie knocked me down. To the earth.

This is not what I think myself will be.

Film itu mengisahkan tentang bagaimana si tokoh utama bertahan di kantornya yang kayak neraka, kehilangan relasi dengan sesamanya (teringat CB 2), dan akhirnya menyadari kalau ini bukan dream job nya. One question, kenapa gw baru nonton film itu SEKARANG? Kenapa ga LIMA TAHUN YANG LALU saat gw masih bisa memperjuangkan jurusan gw, dan yeah, tentunya pekerjaan gw. Kenapa? Blaaahh~ Jangan tanya kenapa. You know God hates the question 'why'. *roolingeyes*

FYI, sekarang jam setengah satu pagi. Tapi gw ga akan bisa tidur kalau gw ga lanjut nulis ini.

That movie membawa pencerahan buat gw. I do have dream Job. Everyone does. Semuanya tergantung bagaimana lo berjuang untuk meraih dream job lo. Apa lo akan nyerh sama angin yang membawa lo kemanapun dia mau dan beresiko masuk angin. Atau lo mau kejar apa yang lo cita-citain. Me? Me so sick with this job. And I will definitely go for my dream job. Sekali lagi, kalau Tuhan mengijinkan.

Amen?

Smooch,
eVe~

Truly Madly Deeply

Terkadang memaafkan orang lain lebih mudah dari memaafkan diri sendiri. Dan jujur terhadap orang lain lebih mudah dari jujur terhadap diri sendiri. Sekarang bagaimana cara untuk mempermudah hidup jika saat harusnya senang lo malah biasa saja. Disaat seharusnya biasa aja lo malah sedih. I call it self control anyway. But sometimes this self control is annoying.

Walking through an alley once in the afternoon, a pair of eyes were staring at me. I had no courage to stare back. I lost the courage actually. He who's standing there had no idea on how much I wished for him. He didn't know. He will not know.

But I knew. I know. I just can't tell myself. You know how difficult it is to tell you're self that you deserve honesty?

Mungkin ini satu quotes yang tepat untuk keadaan seperti ini, "Those who scare to fall are not deserve to love."

Orang yang takut terjatuh tidak pantas untuk merasakan cinta.

Smooch,
eVe~

Dalam diam

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu...

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada...

.
.
.

Dear you, this one is for you.





Poem by Sapardi Djoko Damono

P.M.S

11:11 PM Posted by Eve 0 comments
Sucks.

Bete. Se bete betenya.

Artinya gw lagi PMS.

!@#$%

Abaikan.

Jadi cewek itu seru. Banyak kebebasan dan ekspresi yang bisa dilakukan cewek dan hanya bisa dilakukan oleh cewek. Namun ada satu yang paling gw sebelin dari jadi cewek. PMS. Pre-Menstrual Syndrome, FYI. Oh, satu lagi deh. Rasa sakit di perut yang menggila saat hari pertama datang bulan. Ajib.

PMS itu memang hebat efeknya dalam kehidupan seorang wanita. In this case, dalam hidup gw. Gila banget. Kalo lagi PMS, gw akan jadi mahluk imut superrrrrrr sensitipppp se jagat persilatan. Gw bisa bete ngeliat orang pegangan tangan. Gw bisa maki-maki mobil dibelakang mobil gw yang mengklakson mobil gw. Gw bisa sedih nonton film romantis. Gw marah-marah sama tokoh di novel yang lagi gw baca. Dan gw bisa bentak-bentak sadis keponakan-keponakan gw yang lagi berisik. Kesimpulannya saudara-saudara, kalo aja "sangkakala" berbunyi saat gw lagi PMS, gw pasti left behind. :|

Kalo gw uda kesel banget sama hal-gal ga penting yang biasanya gw ga sadar itu ada, berarti gw sukses kena PMS dan selang beberapa hari pasti si tamu bulanan itu datang. Gw bisa sedih banget, seneng banget, bete banget, dan cuek banget. Sampe kadang gw bingung, gw ini PMS apa emang sakit jiwa.

Omong-omong PMS, gw penasaran. Binatang bisa ga ya PMS. Secara binatang betina itu juga datang bulan kan. Jadi mereka pasti bisa juga donk ya PMS. Ga kebayang aja gimana kebo PMS. Kalo ngeliat pantat pengennya nyeruduk, misalnya. Agak gawat ya. Kalo ayam ababil galau lagi PMS, pasti bakal lari-lari heboh ke tukang ayam sambil ber-keoooookkk-keeeoookkk ria yang artinya, "Gw bete! Gw bete! Lo bunuh aja gw! Potong leher gw! Semur gw! Goreng! Cincang!"

Kalo babi lagi PMS, dia pasti lagi nangis sesenggukkan di kubangan meratapi lemak yang menggelayut diperutnya. Ga kebayang kalo macan PMS kan ya. Horor pasti.

Oh PMS cepatlah kau berlalu. Dear PMS, kalo dateng tuh jangan bawa mood jelek. Lain kali kalo dateng bawain martabak telor sama triple cheersburger aja.

Smooch,
eVe~

The Power of Words

Semangat malam. Maksudnya, selamat malam.

Semangat itu bisa didapat dari siapa saja, dimana aja, dan kapan aja. Gw pernah cerita dulu waktu pulang kerja dari BINUS. Waktu itu malem sekitar jem delapan gw pulang naek buswe. Tau sendiri duonk yaaa buswe kayak apa di jaman sekarang ini? Masi mending waktu jaman Majapahit deh kayaknya. Saat kuda dan kebo masih jadi angkutan kota. Bisa naek ga pake dempet-dempetan, ga pake dorong-dorongan dan pengap-pengapan. Paling banter keinjek tai kuda. Jauh lebih nyaman dari pada naek buswe di era milenium lewat dikit ini.

Back to topic, gw pulang malem-malem naek buswe. Uda cape kerja seharian, ngantuk, dan ga ada semangat. Semangat juang ikan koi aja bisa lebih yahut daripada semangat hidup gw waktu itu. Waktu turun di hlte dispenda, gw langsung pake auto pilot yang suka muncul disaat-saat kita lagi cape dan ingin segerea pulang. Kaki gw dengan sendirinya melangkah keluar halte. Dipinggiran ada mas-mas frontliner buswe yang biasa ngurusin tiketing. Dia bediri sambil senyum nunduk-nunduk kasih salam selamat malam ke semua penumpang yang baru aja turun dari buswe. Begitu juga saat gw keluar. Gw yang semangat hidupnya setara siput gay yang terdiskriminasi terus jalan dengan tampang patut dikasihani. Tak disangka tak diduga tak dinyana tak dikira, mas-mas itu bilang: "Malam, Mbak. Semangat, Mbak!" Gw reflek langsung angkat kepala gw. Walaupun gw masih lanjutin jalan gw, tapi mata gw saat itu langsung membulat. Kalo digambarin di komik-komik, mata gw uda membulat dan ada gambar api berkobar-kobar di background belakangnya.

Gila ya. Gw yakin si mas-mas itu cuma menunaikan tugasnya. Dan dia juga ga sadar kalo kata-kata sederhana yang dia ucapin itu bisa membuat gw yang hampir mati langsung jadi semangat menjalani sisa hari itu. Buat mas-mas waktu itu, sekali lagi, terima kasih. :)

Kata-kata lainnya gw dapet dari pengurus salah satu lembaga sosial yang peduli akan udara di Indonesia. Waktu itu orang itu lagi ngobrol-ngobrol iseng sama guru Biologi gw soal rencananya menanamkan rasa peduli akan udara di negara kita ini. Gw sering bingung, kenapa orang-orang macam gitu terlalu berusaha untuk bekerja di bidang ini. Cape, bikin sakit ati kalo ga ditanggepin, bukan untuk kepentingan pribadinya saja, dan ga dibayar. Sekali lagi, ga dibayar. Hell to the no kalo buat gw. Maaf, gw terlalu realistis dalam hidup. Tapi ditengah kebingungan gw, orang itu mengucapkan kata-kata yang ga bakal gw lupain seumur hidup gw. Pria 30 something itu terus bilang ke sekitar 3 anak SMA yang dalam pikiranya sama sekali ga peduli sama udara dan tetek bengek kerja sosial yang diperjuangkannya, "Kalau kalian punya mimpi, turunkan ke bumi. Jangan terus-terusan di awang-awang." Kayak Charm Body Fit yang menyerap cairan dan tidak bocor, kata-kata itu terserap perlahan-lahan di kelapa gw sesaat setelah diucapkan sama si bapak. Dan sampai sekarang, kata-kata itu kayak dorongan di punggung gw saat gw memulai mimpi gw. Makasih Om, kata-kata om, yang walaupun saya respon dengan senyum miring sambil nunduk, uda jadi dorongan buat wujutin mimpi-mimpi saya. :)

Sekali lagi kejadian betapa kata-kata itu punya kekuatan. Mungkin buat kita kata-kata yang kita ucapin itu cuma sekedar kata yang meluncur keluar dari bibir aja. Tapi bisa jadi buat orang lain itu jadi kata-kata yang bakal diinget seumur hidup, kata-kata yang bisa jadi penyemangat, dan kata-kata yang bisa dijadiin motivasi. So people, start talking good. As good deeds will grow good fruits. :)

Smooch,
eVe~

Ini Kehidupan

Fuuuuu~.....

Minggu, di depan lapie tercinta, mandangin keyboard rata yang empuk buat dipencet-pencet, ditemani lantunan lagu Love Me nya Yiruma.

Hidup itu ga gampang dan sangat ga bijak untuk membuat hidup menjadi lebih sulit. Kalo dipikir-pikir, kehidupan yang dikasih Tuhan ke kita itu kayak plastisin (lilin mainan). Kita bebas ngebentuk kehidupan itu seperti apa. Ada orang pasrahan yang membentuk kehidupannya sedemikian simple. Ada orang yang dengan susah payah membentuk kehidupannya sebaik mungkin. Di lain sisi, ada orang-orang yang masih dalam fase berjuang membentuk kehidupannya. Sulit, dan ga semua orang bisa. Jadi apa peran Tuhan disini? Kenapa Dia cuma kasih kita kehidupan yang bisa kita bentuk sendiri tanpa kasih kita clue bagaimana cara membentuknya?

***

Gw bukan seorang yang lemah dan pasrahan. Gw juga bukan orang kuat yang tahan banting. Ada kalanya gw jatuh, diam di satu tempat sampai gw bisa melanjutkan perjalanan gw. Kadang kehidupan terasa sangat mudah dibentuk. Kadang bahkan memegang kehidupan saja sulitnya bukan main. Sekali lagi, Tuhan yang memberkan kita plastisin kehidupan itu. Dalam banyak hal gw bertanya sama Tuhan. harus gw apain kehidupan ini? Harus dibentuk seperti apa? Dengan cara bagaimana? Bingung dan sulit. Ga jarang gw tersungkur karena ga kuat.

Ditengah tekanan kehidupan, gw berteriak sama Dia yang memberikan gw kehidupan. Gw, dengan tangan gw  yang lemah dan hina, ga bisa membentuk kehidupan gw seorang diri. Gw butuh campur tanganNya. Dia, yang memberi kita kehidupan, mendengar dan melihat. Sering Dia ambil tangan gw dan membantu gw membentuk kehidupan itu. Kadang Dia tambahkan hal-hal baru dalam kehidupan gw. Dan selalu, Dia nemenin gw membentuk kehidupan gw.

Tuhan itu baik. Dia baik. Dia ga pernah buat kita gagal. Kegagalan adalah saat kita kurang keras mencoba. Ga gampang. Tapi kita bisa, karena Dia bisa. Saat kita jatuh dan merasa lemah, tekanan ada dimana-mana, inget satu hal. Dia ada disamping kita, siap bantuin kita membentuk kehidupan. Dia bukan Tuhan yang lepas tangan. People, see closer, feel deeper.

Ga semua orang bisa merasakan kehadiran Tuhan. Ga ada yang bisa disalahkan. Ga semua orang bisa lihat apa yang gw lihat dan merasakan apa yang gw rasakan tentang Tuhan. Menurut gw itu ga salah. Mereka cuma kurang peka. Pada intinya, kita yang butuh Dia. Apapun pandangan orang tentang Tuhan, kita butuh suatu kuasa yang lebih besar dari kuasa manusia. Kita butuh kekuatan yang bisa angkat kita saat kita jatuh. Mereka bukan tidak bisa, tapi belum bisa. Dan suatu hari nanti, mereka akan bisa. Ga perlu saling menyalahkan, karena kita yang kenal Tuhan belom tentu lebih baik dari mereka yang ga mengenal Tuhan.

Keep up your life!

smooch,
eVe~

Satu Langkah Kedepan

Congratulations and celebrations to Jeng Feb, Bu Cath, dan Aa Dencut yang uda pada S.Kom semua. Ihiiyyy... Temen-temen gw uda pada sarjana nih ceritanya. Kita melangkah masuk BINUS bareng-bareng, dan kita akan lempar topi bareng-bareng. The point is not how we met or how we'll say good bye, but how great the time we've shared so far. Keep going fellas. Ini bukan akhir, ini awal buat kita semua.

SO!

Gw bukan lagi mahasiswa nih ceritanya. Kalo diinget-inget lagi, uda banyak hal yang terjadi mulai dari awal masuk BINUS sampe sekarang. Dimulai dari POM BINUSIAN yang membuat gw setiap kali pulang selalu nangis. :"> Terus ketemu temen-temen kelas yang selalu bisa gw andalkan sampe sekarang. Lanjut waktu gw keterima di HIMTI sendirian tanpa mengenal siapapun, sampe sekarang gw dikenal dimana-mana. Hahaha... *plakkkk* Banyak kejadian-kejadian bego, indah, lucu, sedih, seru, dan gila yang uda terjadi. Dan itu semua ga lepas dari kenangan-kenangan atas temen-temen gw. Hari ini gw mau berterima kasih buat mereka semua yang sempet ninggalin jejak selama gw jadi mahasiswa...

First, buat dearest Meonk dan Lia. Kawan tempat gw bergila, ngomongin orang, dan belajar apa arti temen sebenernya. Temen dimana gw bisa jadi diri gw sendiri. Sahabat dikala senang dan susah, sehat dan sakit. Guys, tiga setengah tahun ini ga akan jadi begini tanpa cekikikan bareng kalian ngomongin orang lain, diri sendiri, pacar, dan keluarga. Love you guys. :*

me, meonk, lia

Next, tentunya buat anak-anak HIMTI yang gw ga bisa deskrip gimana perasaan gw buat kalian. Mulai dari Jeng Feb yang bener-bener cocok jadi partner in crime dan temen berbagi kentut, ngorok, air mata tawa (lebih banyak karena ngetawain orang), pelesetan gokil yang cuma kami yang bisa ngerti, arti lirikan yang bermakna saat lagi ngomongin orang, curhatan tentang diri sendiri, temen, pacar(nya temen), dan men of our past :">, dan yang terindah, berbagi pelukan hangat tanda selamat dari lubuk hati yang paling dalam. I'll be missing you pal. And all that stupid things that just so stupid to be true. *peluk erat*

me and jeng feb

Ada lagi Cath yang kecil-kecil cabe rawit dan mempunyai pandangan yang sama kayak gw tentang perekonomian Indonesia. Ahiak. XD Dencut yang dulu kosannya jadi tempat gw berlindung dari hujan, panas, ngantuk, bosen, dan saat nunggu dijemput, dan ga lupa selalu jadi tempat pengeksekusian orang-orang yang ulang tahun termasuk gw. Hate yang agak-agak sarap, walau kalau dipikir-pikir gw bingung anak HIMTI mana yang ga sarap. Angkatan 2007 lain yang ga bisa gw jabarin satu-satu tapi uda bikin hidup gw berwarna. Duo teman skripsi gw, Renny singkong, Harryanto yang lugu dan lucu, Ivan temen ngegosip gw, Vic yang baek banget, Pao yang selalu sadar akan kelebihannya sampe orang males nyebutnya (hahaha...), Aine gokil, Trida brengsek (Lo liat tangan guwee!!!Liaaat!!), Neva momot, daaaaan semuanyaa... Thanks guys. :')

my beloved HIMTI 2007

Next, buat senior-senior gw... Chicken dan Bambam yang selalu jadi tempat gw bertanya, bergila, bersedih, berunding soal segala macam hal mulai dari skripsi, hidup, HIMTI, dan karir. Thanks uda jadi panutan gw dan tempat gw teriak-teriak kalo ada masalah. Thanks juga buat skripsinya yang uda jadi pedoman gw nyusun skripsi. Sayang ga bisa ditaro di daftar pustaka. Hehe... You rock guys! XD

Buat boje dan ria juga deh. Gila gila gw ga tahan ga mention kalian. Senior yang kelakukannya sama sarapnya kayak gw. I miss you guys!

Satu lagi yang ga bisa gw lupakan adalah saat gw jadi the only beautiful thing in class. Temen-temen kelas gw yang yohay aduhai cikipriew dan selalu menganiaya gw. Terlebih buat temen-temen yang sekelompok waktu entre: Ivan, Evan, Even, Danu, Toto, Kent. I will surely miss you all. Hiks.

berdiri: even, gw, toto, danu, kent
duduk: evan, ivan, panji

Satu lagi deh, buat si jelek Mike my dearest anak durhaka. Bundo love you sayaangkuu~

me and mike

Udah deh.. kebanyakan entar. Pokoknya buat semuanya, makasih banyakkkk. Sekarang waktunya si gadis imut lucu dan menggemaskan ini untuk terjun ke dunia kerja. Doakan saya ya kawan-kawan. As I pray for you guys also. Friends forever.

The most beautiful discovery true friends make is that they can grow separately
without growing apart. ~ Elisabeth Foley


smooch,
eVe~

Fresh from the oven (homemade)

First thing first,
Thaaaaaaaaaaaaank You Lord Jesus!!! Thanks for the grace, thanks for the love, thanks for the support, thanks for the things You've made. Thanks for friends and family, thanks for every little thing.

Gw baru aja sidang. Tadi, sekitar beberapa jam yang lalu. Atau lebih tepatnya jem 11 kurang. I really really really... Gladfull. Sebelum sidang ya biasalah, disko darurat jantung gw. Sehari sebelum sidang masih sempet-sempetin buat nonton sidangnya Ivan, Evan, Kent (Boong! Orang telat masuk juga yee!). Tadi pagi-pagi belum ada rasa nervous. Ya gw pikir, yaudahlahya mau gimana juga tinggal beberapa jam lagi. But I still hope for the best. Sampe di kampus, adiprabowo sama astriwulandari belum sampe. Beberapa menit kemudian, supporter pertama gw dateng, Lia dan Agnes. Menit-menit berikutnya menjelang sidang, makin banyak supporter berdatangan. Eaa...

Tiba-tiba dari kejauhan, datanglah sesosok mbak-mbak bawa kertas nama penguji. Perut gw serasa digiles-giles rolling stone. Pas tau yang nguji kelompok gw itu salah satu dosen bertampang malaikat berhati (maaf) iblis, gw langsung ngeper. Tiba-tiba pengen beramal, membantu nenek, mendonorkan darah, dan mengaku dosa. Jadilah gw dipanggil maju. Ternyata beliau duet sama dosen sisop (Sistem Operasi) gw dulu. Dosen sisop gw baik sih. Baik banget malah. Ga masalah? Kata siapa? Justru gw yang ga pernah kasih kesan baik dimata dia. HAHAHA *bego* Dulu tiap masuk kelas sisop pasti telat, ga pernah ikut kuis tapi tiba2 ada dibagiin kertas jawaban kuis atas nama gw (makasih buat yang waktu itu ngebuatin kuis gw :* ), dikelas uda cewek sendiri, duduk paling belakang, ribut pula. Aduhai. Just before the sidang, gw uda ga bisa mikir apa-apa lagi. Jelek ga bisa, baek juga ga bisa.

Masuklah gw pas sidang. Gw yang presentasi. Sempet heboh salah ngucap open-source jadi open-house. Miriplah, sama-sama open. Terus gw duduk di tengah memisahkan dua sejoli. Pertanyaan pertama dari pak doski (dosen killer) (yang dengan hinanya ngegoogle ebook LDAP pas gw lagi presentasi!!).

Doski : Wah, kalian uda jago donk ya LDAP.
Gw : (pasang tampang: "Hah, kecuiiilll") (dalem ati: "nggak.")

Dan pertanyaan-pertanyaan berikutnya ditujukan ke adiprabowo. Gw gatel pengen jawab. Soalnya kalo pertanyaan LDAP diabisin sama adiprabowo, gw bakal dapet tentang RADIUS yang akan membuat gw memilih makan iga bakar super pedas Lekko tanpa minuman daripada dikasih pertanyaan itu. Untungnya nggak. Gw ga tenang banget duduk disitu pas doski masih nanya-nanya. Rasanya kayak terserang ambeien. Masuk ke pertanyaan pertama buat gw, "Apa itu direktori?" Mulus. Gw jawab dengan tidak lengkap. Dan begitu sampe di astri wulandari pun ga dijawab dengan cihuy. Lewat satu. Pertanyaan berikutnya,

Doski : Coba ceritain historinya LDAP.
Gw (masih bertampang "Haah! Kecuuiiilll") : Gini Pak. Dulu...blablabla
Doski : (manggut-manggut dan senyum-senyum gemes (baca: pengen ditabok) ) : Oke, sekian dari saya.

Whatt??? Selesai?? Sumpe loo?

Gw kaget magap-magap sekaligus pengen jumpalitan seneng. Segini duank? Owkey. Lanjut ke dosop (dosen sisop).

Dosop (kasih pertanyaan) : Coba Sylvia jawab.
Syl : Blablabla...
Dosop : Betul, Eva?
Gw : Betul, Pak.
Dosop : Oke, pertanyaan berikutnya. Blablabla. Coba dijawab Panji.
Panji : Blablabla Pak...
Dosop : Kalo pendapat kamu gimana, Eva? Setuju?
Gw : Setuju Pak.
Dosop : Untuk Sylvia. Apakah blablabla ini blablabla?
Gw : (buka mulut pengen jawab)
Dosop : Kamu sabar dulu, Eva. Kamu kan mahasiswa saya.
Gw : (TERUS KENAPAAAA????) Hehehe...

Hasilnya? Gw ga ditanya sesuatu yang bermakna. Dan sidang pun selesai. Gw cuma bisa celingukan tak percaya. Ini gimana nilai guweeeeh?

Tapi yang namanya rencana Tuhan ya boo, emang ga bisa diperkirakan. With the power of belief and prayer, gw dapet B straight. Along with adiprabowo, astriwulandari, semua yang tadi disidang. Cuma satu yang dapet A, dari kelompok aslab. Gw senengnya bukan main. Bisa lo bayangin sebelumnya gw kayak dikasih tau kalo gw bakal disidang singa dan gw ketakutan. Tapi kalo Tuhan bilang Dia mau bantu, Dia akan buat si singa sekalipun jadi anak kucing. Damn, He is good. XD

So, gw sukses jadi sarjana sekarang. Perkenalkan, Eva Kusmiyati S.Kom siap membantu anda. (Yahelah kok jadi frontdesk?) Makasih buat mama buat doanya yang luar biasa. Buat papa juga. Buat temen-temen gw terutama yang tadi nonton sidang gw (meonk, lia, agnes, rudy, cath, dencut, jeng feb, hate, jono, memet, eby, harry, renny, dan lain-lain yang gw ga engeh ada disitu tapi tetep menberikan dukungan moril dan spirituil bagi si gadis imut ini.). Makasih buat dukungannya dan doa-doanya. I can't make it without you guys! Makasih foremost buat Panji Adiprabowo S.Kom yang uda jadi teman dan tutor luar biasa buat gw dan Sylvia Astri Wulandari S.Kom. Buang Neng Syl juga karena uda dengan sangat rajin ngedit, ngarang, translate, dan begadang buat skripsi ini.

Dan pastinya buat The Almighty Lord Jesus Christ. Tuhaaaannnnn, YOU ARE SO KEWL!!

Peluk cium,
eVe~ (S.Kom)
XD

Adiprabowo - Me - Astriwulandari
Friends (:

2.0.1.1

Dua rebu sebelas. I like this number. Ewh.. *gigit-gigit bibir*

First of all, HAPPY BLAST NEW YEAR PEOPLE!!!

Tahun baru, emang ga ada beda dari hari berganti hari. Kayak senin berganti selasa, jam 11.59 berganti 12.00, detik ganti detik. Ga ada beda, dan ga akan ada bedanya, kalo kita ga membuat perbedaan itu. Aye aye, captain? *sooo yellow and absorbent* Just for you know, I've been such a pig these days. Slutty pig, if you really wanna know. Dan sekarang gw sangat-sangat ga pengen banget ngomongin masa lalu. (yang which iiiiss baru sekitar satu setengah jam yang lalu aja dulu eve! Duh?) Kalut, labil, galau, dan apa lah yang biasa dialamin cewe-cewe abegeh yang doyan parfum kocok di supermarket. Kayaknya itu semua bukan trend 2011. So let them all leeeeeft behind, baby. Ciao.

Baybay eva pemalas, baybay labil, baybay sensitif, baybay sakit ati, baybay cinta pertama, baybay kisah cinta jaman sekolah. (ga pake curhat boleh mbak?) I AM AN AAAAAAALL NEW EVE.

Kay, disela-sela nonton Pirates of Caribean sekuel ketiga, gw mencoba mengingat-ingat fakta seru yang bisa gw inget di tahun 2010. And I am so happy to share, *wink*

One. Oh thanks to Aphrodite yang menurunkan talentanya ke gw, untuk kesekian kalinya gw jadi tempat curhat masalah eh-kira-kira-cowo-gw-dikasih-hadiah-apa-ya pas valentines day.  Happy? Dear mother Aphro, I haven't liked valentines day for these 21 years. Dirty lil secret, uh?

Two. Persahabatan tidak selamanya berarti selalu-bersama-dan-update-dengan-sesama, tapi juga berbeda-pendapat-dan-menerima-perbedaan-itu-dengan-lapang-dada. Jerky and hurt, if u wanna know. But truth tells better than lies.

Three. Mendapatkan lapie pertama gw dengan alasan harus ngerjain skripsi. *peluk erat mama papa yang rela beliin*

Four. Benci, okay coret, tidak suka dengan ABG labil bernaa Justin Bieber tapi selalu bernyanyi mengikuti lirik lagu-lagunya yang ada satu album full di playlist gw. (Sumpah gw nyolong dari lapienya Mr. Adiprabowo)

Five. Suka deg-degan kalo denger ada bencana alam lagi.

Six. Lebih takut sama kedalaman daripada sama ketinggian. Kegelapan daripada keterangan. Kekecilan daripada kebesaran. (ga penting? Oke. Coret.)

Seven. Pernah jadi satu-satunya cewe dikelas yang dihuni oleh 63 orang cowo. That's a blast!

Eight. Cowo ganteng terkahir yang gw liat di detik-detik pergantian tahun 2010 adalah darling Orlando Bloom (di Pirates of Caribean). Dan ohmaygutnes he's so freakin sekseeh... Bahkan dalam balutan kostum dekil, rambut lepek, dan bau amis. (yang terakhir sih gw cuma nyimpulin. He's a pirate. Ga mungkin bau karbol kan?)

Nine.Baru saja menemukan fakta bahwa gw ga ngerti jalan cerita pirates of caribean. Walaupun darling Orlando Bloom is still stunning. Dan gw agak-agak jijik aja ngeliat mahluk laut setengah monster dengan tampang tak terdefinisi. Euuwwwhh...

Ten. Gw suka doa, suka berkat, suka mendoakan, dan senang di doakan. Dan tahun ini gw serahkan sama my beloved Jesus, the best architect, to make and build my life.

Eleven. Sumpah enakan 10 fakta, tapi ga enak kalo gw ga nyinggung yang ini. Sooo, baru kali ini gw serius buat resolusi tahun baru, atau yang lebih senang gw sebut sebagai "Proyek 365 Hari". *nyegir* *ngelirik Pak BeYe*

I know I knoooow, fakta-fakta ini ga penting-pening amat buat dipaparkan. Apalagi dibaca. But sohohohowhaat. I share, u like u may read, u don't like just don't give a damn. Iiih, kok gw kedengeran kayak cewe jomblo kering berumur 21 tahun siiiiih?? *jongkok dipojokan ngusek-ngusek tanah pake jari* Last but not least... Hope you have 365 days of blast, readers. :)

Oh satu lagi, Twelve. Satu quote bagus yang gw denger dari hasil nguping siaran tv sore-sore,

"Bukan bahagia yang membuat kita bersyukur. Tapi bersyukur yang membuat kita bahagia."

People, give thanks! :)

smooch,
eVe~

F*ck It

Kenapa disaat-saat gw seharusnya hepi syalala dumdum ngerayain natal dan menyambut tahun baru 2011 gw malah harus dihadapkan dengan kenangan-kenangan gembel kayak gini. I mean, HELL-Ooow, four years! Hasn't it been enough?!

Entah mimpi lah, omongan orang lah, cerita temen gw lah, sampeee ke status facebook yang tiba-tiba BISA BANGET bikin gw melayang bebas pake parasut ke masa-masa sulit itu. Galau chiiing! Dan menurut pengalaman yang terpadu, galau sendirian itu ga oke. Apa-apaan nih? Kayaknya dulu gw punya paling ga dua temen yang bernasib sama kayak gw. Tapi kenapa sekarang yang satu uda bersuami (calon, perhaps?) dan yang satu lagi sibuk meniti karir?! Ga adil! Kenapa gw masih duduk di depan komputer dan neriakin semua emosi gw di blog? Dammit!!

Malah kemaren-kemaren sempet-sempetnya ada pikiran goblog kayak, oneday if he ever asks for my heart even once I will speechlessly give it away. See what I mean? Gw yakin gw lagi dikuasai hormon estrogen brengsek. F*ck you estrogen. F*ck you man. Stop thrilling in my heart! And head! It's privacy! F*ckit.

xoxo
eVelagigalau!~

The Moon Guy

I used to.

I used to fall for someone. Let's call this someone 'the moon guy'. Soon you will know why. :)

He is always warm. At the very first time, I didn't like this kind of guy. For me, men who play with women's feelings are not worth to be loved. And that was him, at the very first time, I labelled.

Soon he made me curious bout himself. I started to interrogate him, why this why that. And as time went by I started to fall for him, unwittingly. I was unguarded for his moon effect.

He is always warm. The more you know him, the more he will always be there in every inch of your life. Just like the moon he could hypnotize people who see him. Just like the moon he always know how to shine a dark night. Just like the moon he entered my life. Just like the moon he's gone.

Just like the moon he has his distance. I couldn't reach him. Just like the moon he always bright. Because of his light I fall. Because of his light I miss him. Because of his light I couldn't keep him for myself. He is too bright for someone to keep. He is too warm for someone to have. He is the moon. The moon who is always share his light for everyone. He cannot be owned.

For anyone who someday will be owner of the moon, I hope you could bear the light and the warmth. Don't be desperate. Don't give up. Don't let anyone steal his light from you. Just like I did, just like some girls did, just to get the warmth of the moon.

He is the moon, who makes anyone owning him should strong enough to keep him.

Now I know, and I learn, for not letting myself fall for another moon guy. Because I am too weak to fight for a love like that, a love for a moon guy.

xoxo
eVe~

Too far to be reached, too bright to be kept.

Potongan Kejadian Bodoh Part 4

Memulai diet saat liburan memang tidak mudah. Apalagi kalo lo tinggal dirumah dengan persediaan makanan selama lima tahun, dengan orang-orang yang jika lemaknya disayat dapat memberi makan 20 anak yatim, dengan setiap lima langkah lo dapat menemukan berbagai camilan, kue, dan makanan lainnya. Fuufuufuu~... ~.~

Daripada ngomongin diet gw yang ga mulai-mulai, mending ngomongin kebodohan gw yang sudah dimulai sejak tahun 1989.
.................................................

Didalam mobil saat perjalanan dari Mangga Dua ke rumah, cece gw yang memangku anaknya yang berumur dua tahun dikursi depan bercerita tentang film horor.

Anak : Apin ga mau nonton ah, mi. Ada setannya.
Cece : Itu bohongan tau. Ga usah takut. Kan Apin punya Tuhan Yesus. Disini.. *memegang dada anaknya dan tersenyum*
Anak : *menatap dadanya*... Ga ada, mi. Ini adanya nenen. Tuh kan sama kayak punya mami adanya nenen.

.................................................

Keponakan gw yang berumur 1 tahun takut sama anjing. Dia juga baru dapet baby sitter baru. Namanya Mbak Susan asal Cirebon. And she's just like any other Cirebons. x)

Maminya keponakan : Eh, jangan kesitu!! Nanti ada dog loh! Tuh dog! Gigit tuh dog!
*si anak menangis*
Mbak Susan : *mencoba menenangkan* Cup.. cup.. nggak-nggak mami bohong. Ga ada kodoknya kok disitu.

.................................................

Keponakanku lucu-lucu... dan mereka sangat kreatif... Apalagi dalam menggubah lagu...

dimulai dengan lirik...
Aish (perempuan, 2 tahun) : Buruuung kakaaaak duaaaa....

ditutup dengan lirik...
Apin (laki-laki, 2 tahun) : neneknyaaa tinggal duaaaa...

.................................................

Dan yang tak kalah lucunya dari keponakan-keponakan gw adalah.... The one and only, Bokap gw.

Saat ia melihat Apin dan Aish naik-naik ke atas bangku...

Bokap : HEH AWAS!!! NANTI MELEDAK!!!

Memang agak susah membedakan kedua keponakan gw itu dengan tabung gas elpiji 3 kilogram. Sama-sama suka meledak-ledak.

.................................................

Link Potongan kejadian bodoh part 1
Link Potongan kejadian bodoh part 2
Link Potongan kejadian bodoh part 3

Nantikan potongan kejadian bodoh selanjutnya...

xoxo
eVe~

Happy Birthday Nae Sarange :')

First of all...



Ya Tuhan sumpah cakep banget ni cowo... *melting*


생일 축하합니다,이영대씨
SAENG-IL CHUGHA HAMNIDA LEE YONG DAE SSI 
(11 September 1989)



I wish you have a great life, great family, and a great tournament. Hope to know you someday. Thanks for being born. Good luck... (':

xoxo
eVe~

Erbrechen


Hoaem ... Die heutige Stimmung ist nicht sehr schlimm. Aber noch nicht sehr gut. : | Erste vorweg ga Ich möchte wirklich stehen auf diesen. Derzeit lebe ich mit einem relativ. Nun kann die relative werden genannt zu schließen. Dieser Mann lebte in dem Haus, wenn ich nach Hause kam, hatte er eine iiiiiisss, die mit einer Million Gründe, die der Süße Mund kann gemacht werden durch die nicht er lebte. Stattdessen dikontrakin zu anderen nahen Verwandten. Ich wirklich, wirklich, wirklich kein schlechter Mensch, ich war nicht antagonistischen Charakter im Drama-Soap-Opera, und ich war auch nicht Cinderela Schritt-Schwestern sind kleinlich. Aber gw UDA ga tragen das gleiche Verhalten dieser Menschen. Also, das Blog, ich glaube, ich sollte lo wieder einen Mülleimer. Die Familie hat eine kleine Familie mit zwei Kindern, die alte geschlossen, innerhalb nur eines Jahres. Sie schliefen in einem Zimmer, die einst die Größe von 3x3m Raum GW. Ja, habe ich den Raum. Und jetzt muss ich gw erliegen, einen Raum 2x2m ganz am hinteren Teil des Hauses. Wie ich schon sagte, ich war ja kein schlechter Mensch und kleinlich, so dass ich nachgegeben, als die Angehörigen, die Zimmer haben kleine Familien, so dass er und seine kleine Familie meiner besetzen konnten. Ich erinnere mich am ersten Tag dieser Familie zog in mein Haus mit einem Lächeln sagte er: "Ja, Eva war die Wende des erweichen. Hehe ...'. Ich kann nur schweigen und verärgert. Evil? Kicker. Weil ich kasian.Meine Cousine hat einen familiären Hintergrund, dass mittleren bis oberen. Man könnte sagen, die Wirtschaft ist auf der obersten Ebene von meiner Familie. Aber oh mein Gott, war seine Lebensweise wie die Hollywood jetzet Lebensstil. Sie sind es gewohnt, oben, um das Leben mit seinen Brüdern Dole, deren Wirtschaft weit. Ja, ich weiß viel über sie, weil ich gesehen habe, in keinen Anlass, dem Bruder von meinen Verwandten, die bringen bares Geld in Höhe von sechs Millionen Dollar in der Brieftasche, nicht fragen, was ya dicke Brieftasche. Ich habe nichts dagegen die außergewöhnlichen Lebensstil. Was sie will oder zu denken, von seinem Bruder unterstützt, er könnte was auch immer.Sorry, ich war nicht daran interessiert Geld anderer Leute, geschweige denn eifersüchtig. Gott bewahre. Dann, warum diese in etwas, was mich stört? Denn sie lebt jetzt in meinem Haus und mit jedem Tag haben kein Geld, klagt er kann nicht glauben, ist immer noch wirkenden und posiert als Jetzeters. Hut.your.fucking.mouth.up.and.get.your.damn.ass.out S. of.here.bitch. Wieder und wieder, weil seine familiären Hintergrund so, sind meine Verwandten sehr verwöhnt, weil sie daran gewöhnt worden, um sich verwöhnen. Vielleicht, (ich bin nicht falsch denken sollte) er ist ein Mann, hatte kleinere Haushalte diente bereits von einem Assistenten. So, dass Haushalts-Dinge wie Kochen, Waschen Fegen, und andere sehr, sehr nicht funktionieren. Das ist okay, wenn Sie nicht verheiratet sind und nicht zu Hause wohnen zu anderen. Aber, Gott zu helfen, er ist ein Mann, der verheiratet war und lebt in meinem Haus zu fahren. Können Sie jemanden tolerieren spät aufsteht, verließ das Zimmer auf ihn zu und sagte zu meiner Mutter, dass er hungrig war und wollte zu essen, dann gehen Sie zurück in den Raum zu berleha-unaufmerksam? Sie legen Wert auf sich selbst, wie diese Person.Wirklich wirklich wirklich nicht wissen, schade. Wenn er benahm sich wie das mir, ich werde nicht darum. Aber er verhielt sich wie ein großes Haus für alle vermissen Wer war dieser in meine Mama und Papa. Geschweige denn helfen, fegen und wischen die Böden, beim Abwasch war nicht zu essen.Swept den Raum, erzählte sie der Assistent Haushalte, auch wenn eine seiner kleinen Familie gegessen und nicht den Teller legte in der Spüle, so hob sie widerwillig seinen verdammten Arsch zu heben Gerichte ihrer Familie Abendessen. Weiter möchte ich Ihnen dies einzuschätzen,
Wie kann man jemanden tolerieren seine Kleider anziehen USED IN einfach in einem Eimer zu waschen, und er kennt unsere Haushaltshilfe geht nach Hause und ließ meine Mutter ohne ihre Unterwäsche nach dem Waschen oder es peinlich danke ???!!! Wie tolerieren jemand spät nach Hause kam fast jeden Tag, wenn er wusste, er hatte noch eine Verpflichtung in Form von zwei Kindern, die zu Hause auf ihn wartete auf, während ihre beiden Kinder Jahren seit 60 sollte angehoben werden durch war meine Mutter, die am Morgen?? Wie kann man tolerieren jemand, Windeln entsorgen Sie verbrauchte seinem Sohn zufällig, nicht in den Müll, nicht in Plastiktüten, aber wo ist er zu ersetzen.Wenn er zufällig seine Windel wechseln Zimmer in meiner Mutter so ließ er seinen Sohn Windel ehemaligen Ecke meine Mutter das Zimmer. Es wird nicht durch geworfen werden. Laut Sie? Wie denken Sie, eine Mutter, die versuchen, nicht auf das Kind stillen sie? Wie denken Sie, eine Mutter, die Sohn entschied sich schlafen, wenn ihr Sohn terbagun aus seinem Alptraum und ließ sie zu beruhigen? Wie denken Sie, eine Frau, die sogar faul Ex-Mann nahm den Teller essen? Wie denken Sie, dass eine Haltung wie betingkah aber wenn du reden .. wuiiiihhh .... gerade verloren die Süße von Zucker?


Liebe dich, kannst du bitte deinen Hintern aus meinem Haus, bitte?

XOXO
~ Eve