Showing posts with label days. Show all posts
Showing posts with label days. Show all posts

Happy (verylate) Holiday :D

So here it is peeps. Gw baru aja pulang dari 4-day-trip ke ujung kulon yang which is selama 24 tahun ini gw pikir di Lampung, ternyata ujung kulon itu di Banten. Maafkan peta buta saya yang benar-benar buta. Ihiikihiikihiik..

Gw pulang dengan luka-luka di kaki. Adventurous banget keliatannya. Mulai dari luka kena karang pas lagi jalan-jalan di karang bolong, luka kena baling-baling kapal pas lagi loncat keluar kapal dengan gaya Angelina Jolie, sampe luka dicupang ubur-ubur manja di paha. Demit. =.= Well, so far it was much better than ngabisin libur lebaran jadi banci mol sih.

Berangkat Kamis malem ngumpul di basecamp Kristo. Gw ampe linglung ini bener ga ya pegi. Secara uda jam 9 kok sepi banget. Ternyata kebiasaan ngaret orang Indonesia itu lebih dalam dari lubuk hati seorang gadis galau ya. Disuruh kumpul jam 9 karena mau jalan jam 10 dan 80% peserta sampai di basecamp jam 9.55. Oyeah. Perjalanan dari Jakarta ke Desa Sumur (Banten ujung) sekitar 6 jam. Jalanannya itu loooh beeeuuuhhh.... Kayak lagi naik jet coaster di Dufan. Hampir gw gelinding dari tempat duduk saking goyang kiri goyang kanan rem mendadak gas ngacir.

Sampe di Desa Sumur kami pipis masal. Maklum, 6 jam perjalanan boo. Desa Sumur mirip kayak pelabuhan Muara Angke. Tapi ada satu hal yang luar biasa indah menarik perhatian gw. Jam empat pagi, langitnya masih gelap bertabur bintang. Fan-tas-tikooo!!! Twas like star field yannow! So bright on a very dark sky. Sweet. Shiny. Beautiful. Langit terindah yang pernah gw lihat selama gw hidup. Sayang banget gw ga ambil fotonya buat dipajang.

Dan sampailah kami pada trip yang paling gw ga suka. Naik kapal laut. Sebelumnya gw ngobat dulu biar ga mual, Mantimo (kata dokter Willy kayak antimo versi ampuh). Setengah jam pertama masih kuat denger ko Willy dan bang Jek nyanyiin lagu-lagu kebangsaan ala 17an. Berikutnya, gw mulai ngefly kayak abis ngenyot aibon, lalu mulai jatuh terkulai dalam kapal yang terombang-ambing ombak Laut Jawa. #sadis Suasana mulai up and down, literally. Karena kami lagi ditengah laut. Lalu TIBA-TIBA *jegerrr jegerrr* mesinnya mati saudara-saudara!!! APA-APAAN INI!!! *kaget maksimal* Mesinnya rusak aja doeloeee. Cobak! Cobaaakkk!!! Apa ga makin trauma gw sama perjalanan laut?!!! Akhirnya ada kapal yang isinya orang-orang mancing mania Trans7 yang bisa kita tumpangi ke Pulau Peucang. Dengan usaha mengirit napas karena banyak yang ngerokok di kapal, kami sampai juga di Pulau Peucang.

Acara pertama, bahkan sebelum menginjak daratan, adalah foto-foto di dek. Hahaha... Lalu berikutnya setelah menginjak daratan adalah... Foto-foto di pantai. HAHAHA... Abis itu ya ngikutin aja acaranya. Games bikin menara pasir, berenang-renang ditepi pantai, main bola lawan bang jek (dem kalah gw =.=), sampe makan dan nyanyi-nyayi gila bareng. So fun. :D

Beauty and The Beach
Depan Dermaga Pulau Peucang

Hari pertama di Pulau Peucang kami harus membiasakan diri dengan monyet liar yang lebih mahir dari jambret ibukota. Meleng dikit makanan lewat. Terus ada gerombolan babi hutan yang rakus dan berhasil ngunyah telunjuk ci Yelo. Ada juga rusa-rusa unyuw yang membuat jamban tak jauh dari ruang makan kami. So nature. Walaupun gw ga suka tempat menginapnya dan terlebih kamar mandinya yang super duper jorok banget, tapi keindahan alamnya membayar semuanya. Beautiful white-sand beach and a clear blue sea, fresh green amazing forest, fascinating rock cliff, duh pokoknya emeeejing deh pemandangannya. Bikin mulut ternganga dan mata berbinar-binar.

Yang paling gw suka mungkin hutannya yah, yang misahin dua pantai. Kayak di pelem twilight gitu deh. Suara-suara binatang yang ga jelas binatangnya dimana, suara daun ketiup angin yang kayak suara air terjun, pohon-pohonnya tinggi menjulang berdaun lebat tapi ga ada kesan spooky karena ada cukup cahaya yang masuk, dan temen-temen yang asik membuat perjalanan satu setengah jam ga berasa cape. :)


The Forest - Pretty Eve Lisna Rina - ps: kami bukan girlband.

Rock Cliff - with cik Mery

Celah diantara karang. Apa deh namanya? *Geografi kena SP*

Karang bolong saat air surut

Padang penggembalaan - titik ujung pulau Jawa (katanya)

It was fun yet tiring vacation. And the time to share stories that finally revealed is somehow precious. Also the moment when feelings, thought, and faith collide eachother. It's about to move on. It's about to let go. It's about to face the truth and hold on faith. And it's about to know yourself before starting to take a step ahead. When God says wait, it will worth a waiting. :')

Smooch,
eVe~

On The Boarding Room

 This is my very first office trip with the managers.
My very first flight since I was 4 years old.
My very first work to Semarang and Cirebon.
What an experience. (..⌣́﹏⌣̀..)

2013 sungguh adalah tahun yang bener-bener 'pertama' buat gw.

1 Januari 2013, my very first prayer with mom and dad. Pertama kalinya dalam hidup gw, dimana gw memimpin doa syafaat di keluarga gw di malam tahun baru. Deg-degannya luar biasa. Tapi katanya kalo deg-degan berarti Roh Kudus sedang bekerja. *tsahhh* It was a very very very most beautiful time in my life so far. When finally we forgive each other :)

11 Januari 2013 gw pertama kali snorkling di tengah laut yang ganas. Oke, lebay. Tapi buat gw daripada disuruh berenang di laut lepas mending gw motekin toge sekilo buat mama masak. Gw bisa berenang tapi gw ga bisa ngapung. Walaupun pake pelampung tapi tetep aja serem. Kalo tiba-tiba gw ditarik hiu atau gurita raksasa gimana? I curse on those sci-fi movies for this thoughts. Nah! Akhirnya gw mengatasi ketakutan gw dengan nyemplung beneran di laut. Ternyata enak. Walau gw tetep serem karena dasarnya ga keliatan. *lo kata kolam* Great experience. :D

Next first experince is, my first live-seeing sunrise after all this 23 years I live. Gosh it was sooo beautiful! Bener-bener indah kayak janji Tuhan. *tsahhh* Maksudnya, sekarang gw tau feelnya lagu JanjiMu sperti fajar pagi hari yang tiada pernah terlambat bersinar. Because the sun will shine no matter what, no matter who, no matter why. :)

And theeen the next first suffocating thing is gw pertama kalinya mempimpin pujian di rapat kesi. Not as smooth as I wish. Ko Tony yg main gitar datang terlambat jadi gw harus memimpin pujian tanpa musik. Dan. Itu. Sulit. Mungkin karena gw masih pemula... *sadface*

NEXT! Tiba-tiba aja gw harus menggantikan Mister Alfon jadi wl di pertemuan tim. Tau berita itu sama rasanya kayak abis kena lempar bola basket di ubun-ubun. And, again, it was not as smooth as I wished. Pemusiknya, again, datang terlambat. Doa gw berantakan. Kurang bisa berprolog. Nyanyian juga berantakan. Untung Roh Kudusnya ga berantakan. Jujur gw sedih. Sedikit kecewa sama diri gw sendiri. Tapi gw ga mau putus asa. Waktu pertama kali gw naik sepeda gw jatoh dan luka-luka di kaki. Kalo saat itu gw brenti naik sepeda maka sampe sekarang gw ga akan bisa naik sepeda. Begitu juga ini, saat gw bilang gw mau dipakai Tuhan, maka gw ga akan putus asa. Gw mau belajar, belajar lagi, dan lagi. Sampai pada saatnya nanti gw bisa bilang sama Tuhan, makasih karena saat gw terjatuh dan terluka Tuhan ga membiarkan gw menyerah. :)

And this is a currently suffocating-heart-attack first experince: bussiness trip. Karena miss Juleha lagi buntiang besar dan miss Marimar on the way resign, gw pun harus menggantikan mereka untuk bussiness trip ini. Sok keren ga sih bussiness trip? Ini tuh maksudnya adalah rapat dengan owner yg meminta pertanggungjawaban wilayah untuk rencana kerja dan realisasinya. Sounds worse than penghakiman terakhir to me. Dan gw bagai domba yang dibawa ke pembantaian. Gw ga tau gimana nanti. In God I trust. *pray*

Smooch,
eVe~

Derita Membawa Nikmat


Diet sucksss!!!

I (finally) currently joining a diet competition. FINALLY FOR MORE THAN 23 YEARS I'VE BEEN IN 'THIS' SITUATION I NOW CAN TELL THE WORLD I AM ON A DIET. EVE IS ON HER DIET. HA!! *injek-injek capslock*

Ini baru hari ke-15. How do I feel? Awalnya gw sangat-sangat setres karena nantinya gw akan dipajang sebagai 'peserta diet competiton' atau yang lebih terdengar seperti 'lihat ini cewek gendut'. Tapi gw ga bisa mundur. Dan gw ga mau nyerah gitu aja. Gw udah terlanjur basah ikut kompetisi edan ini jadi ya daripada disesali mending dinikmati. Yagayagayaga?

Selama 15 hari ini gw ngikutin training seminggu 2 kali. Ga cuma itu gw juga ngikutin saran diet dari dokter gizi bernama Eva Kurniawati (Hmm, is it me or that name sounds familiar?). Dan setelah mengalami siksaan berat dari personal trainer IBLIS itu *tariknapasbuang* gw pun berhasil turun 2 kilo. Mari tepuk tangan sambil bilang wauw. Tapi sayangnya body fat gw naik 4%. HOW DARE YOU FAT!!!

Arrrghhh gawd! Gw sebel banget. Dua minggu gw makan kayak orang ngutang, masa bisa-bisanya gw naik 4%. Kata si Edi (PT) yg ngukur gw kemaren mungkin waktu pertama kali gw ngukur itu salah setting. Jadi kecatetnya segitu. Masuk akal sih. Tapi kan tetep aja bikin depresi cyiiinnn naik 4%. Gw uda tersiksa, tangan perut kaki sakit-sakit, makan ga nikmat, merelakan ga makan molen kartika sari (GAWD THAT'S HARD!!!) dan lalu bodyfat gw naik! 4%! APA-APAAN ITU?! *banting gelas tujuh rupa*

Gw merana nih. Masa tadi yang lain pada makan steak gw makannya brokoli cah bawang putih. Uhu uhu uhuuuuuuu........ Jahat. Diet itu jahat. Sungguh. Gw sebel banget. Ini biadab.

DIET SUCKSSSSSSS!!!!!!


Supersad,
eVe~

23. Telat. But. Whatever. :)


Thank God. It's been 23 years and His love for me hasn't changed a bit. :)

Well, um... 23. Yeah. You know.

I always feel anthusiastic on my birthday. Seperti yg sudah-sudah, gw senang dapat ucapan selamat ulang tahun dan doa dari orang-orang. Dapet ucapan kayak gitu means a lot for me. It feels like I am sooo blessed. Well, I am so blessed karena banyak yg doain gw di hari ulang tahun gw. Senangnyaaa. I need no cake. I need no gifts. I just need my family, friends, and relatives on my birthday. Then I know that God has given me such a great 23 years to live. :)

Jadi 29 Juni di pagi hari saya sudah dapat banyak ucapan baik via bbm, twitter, facebook, maupun yg langsung nyalamin di kantor. Asik asik. Karena ini hari Jumat jadi gw ikut PA dulu, dan BB berbunyi riang tanda banyak BBM masuk. Eaaa ga konsen. After so many 'Happy Birthday Eva' dan cupika-cupiki at the office ditambah dengan ke'hectic'an hari ini karena Miss Juli dan Lia ga masuk, gw jadi bingung membagi pikiran antara itu, kerjaan, itu, ulang tahun, itu, dan itu. *mulai ga jelas* Setelah dibredel dengan telepon dari Dharma dan Miss J, gw pun kembali dari ruang SDA ke meja dengan tergopoh-gopoh. Sebelumnya, ko Donald telepon suruh saya balik ke meja. Katanya ada yg nungguin saya. It's lame trick though. *nyengir* Lalu setelah saya tiba dimeja, saya dihadiahi sebuah kue ulang tahun. Lengkap dengan seluruh personel SDA (Oke ga seluruh. Kurang orang-orang Database) yang bertepuk tangan nyanyi happy birthday. So Happy. :)

Setelah acara foto-foto, potong kue, bagi-bagi kue, kerja, bagi-bagi kue lagi, kerja lagi, gw mulai menyadari time flies and what I wish for today hasn't happened yet. My mood going down down down. Silly me.

Tibalah saatnya karokean di Inul Vista TA. Syalala dumdum. Personil geng Nabo kami kurang Lia yg lagi sakit. Ugh :( Lalu kami pun berdendang riang. Walau awalnya we didn't get the fire. Tapi sungguh sesungguh sungguhnya kalau ga ada orang-orang ini di hari ulang tahun gw, gw yakin gw akan berdiam dikamar dan sedih atas keinginan yg tidak terkabul. So here are my heroes who made my day...

My Meonk, Debbie, Ica, Oco, teman-teman luar biasa. Luar biasa gila maksudnya. Arthur dan Piere, dua orang resek tapi super bisa diandalkan. Kepong si bocah labil. Bang Juned dan Ko Hari yang juga berulang tahun di bulan Juni. Lim yang ([s]nyolot[/s]) polos. Stevanie dan Novita yang memeriahkan suasana dengan lagu-lagu korea dan mandarinnya. Asoy. And after we sing THEY GIVE ME ANOTHER CAKE! =)) AND A PRESENT. Yippieee... Omo omo omo... God loves me so much He gives me very good friends. Superhappy. :)

Makasih kadonya kawan. Terlebih, makasih uda jadi kado terindah di hari ulang tahun gw. :')

Oh ya. Disela-sela ngerjain kerjaan yang bertumpuk kayak lemak disekitar perut gw I got a very good wishes from someone. And here is the winner of Eve's 23rd birthday wishes...

Ko Deddy Fredy :)

"Happy Birthday... Semoga diberi umur lebih untuk bisa bersyukur.. diberi rejeki lebih untuk bisa jadi berkat buat orang lain.. dan diberi kesehatan yang cukup untuk bisa menikmati karunia Allah.. GBU.."

I will never forget the beautiful wishes. Thanks, Ko. :)


Smooch,
eVe

Just the way you are :)

Kapan gw pernah memulai postingan gw dengan kalimat bersemangat? Ga pernah? Jarang? Emang. Dan kali ini juga ga pengen nulis yang semangat semangat.

I like the moon. And also the moon guy. *prettt* But from all the kind of moon I love full moon the most. Full moon selalu keliatan bagus apalagi kalau langit lagi cerah. Bukan karena gw keracunan film vampir vs manusia serigala yang berbody sixpack. Tapi full moon itu punya keindahan dan daya tarik tersendiri buat gw. Bulet dan cemerlang. Rasanya beda aja kalau ada dia. *dia siapa, Va?* *plakkk*

Malam beberapa hari yang lalu dilangit cuma ada satu bintang. Seolah tu bintang lagi menikmati waktu berdua aja sama si bulan. Soswit banget sih mereka. Bikin iri. *lah???* Tolong ijinkan gw menggelinjang sejenak. Oke lanjut. Tepat kemaren gw liat bulannya setengah. Half moon. Burem. Butek. Mendung pula langitnya. Baru aja ngeluarin statement ih-gw-ga-suka-sama-bulannya, gw uda tertampar dengan sendirinya. Bulan di bumi cuma satu. Kadang dia fullmoon, kadang halfmoon, kadang cresent, atau bahkan kadang ga keliatan. Apapun bentuknya itu tetap bulan yang sama. Jadi kenapa gw cuma suka sama fullmoon? Kenapa gw cuma suka sama bentuknya dan bukan sama bulannya?

Ibarat suka sama seseorang. Kadang kita suka saat dia terlihat baik dimata kita. Tapi saat buruk, kita ga suka, ga terima. Padahal itu orang yang sama. Seringnya sih kita liat dari packagingnya. Kalo lagi pake baju yg pas banget sama eventnya dan bikin dia keliatan oke banget atau gaya rambutnya lagi lumayan keren baru deh rasanya pengen ajak ngobrooolll terus. Tapi saat dia lagi biasa-biasa aja ya... udah, biasa aja. Seperlunya aja. What a human. Padahal dibalik packaging yang berbeda itu ada kepribadian yang sama loh, people. Do I sound like a girl magz writer pengisi kolom kepribadian? Duh.

Wajar. Eh, wajar ga tuh? Ga ah ga wajar. *labil* Now I do learn to love the moon. Not only the shape of the moon. Gw tau gw harus suka sama bulan yang cuma separo atau yang sipit kayak mata orang cina. Walaupun gw paling suka saat bulannya lagi bulet terang benderang. Just like if you imply it to people. Love the person you like, just the way he/she is. Not just when they look good on your eyes. :)

I've written bout moon guy before. My moon guy. Hmm... Used to. *grind* I wonder why I can always get close to a moon guy. Well, everyone does, Va. Ga usah sok special deh. *jadi curhat* Bukan itu harusnya yg gw highlight. Harusnya gini, I can always get close to anyone. Just anyone. That makes me think. Am I... A moon girl? (⊙▂⊙)

Abaikan.

Smooch,
eVe~

Pamer

Oh my freakin god. Berapa lama deh gue ga online? Berminggu-minggu? Lebih!

Dan disinilah gue. Duduk diam diseimuti dinginnya AC di J.CO Mall Ciputra. Niat hati ingin gym. Namun akhirnya ga sanggup berpisah dengan teman kencan gue, Photoshop. Well, setelah sekian lama ga pegang-pegang my baby, akhirnya muncullah satu karya yang lumayan. Lumayan simple. Lumayan lah ga jelek-jelek amat. Masih pake eve style. Mari pamer hasil karya... Ihiy...



Sekian ah. Ini emang mau pamer. Hahaha... Nantikan postingan selanjutnya. *emang ada yang menanti, Va?*

Aku terjatuh... Akuu terjatuh lagi.. *plakkkkk*

Su... Su... suakiiiiiittttt.... *menangis tersedu-sedu*

Bingung? Mari kita flash back sejenak pada hari Sabtu, 20 Agustus 2011.

Sabtu, 20 Agustus 2011, kira-kira pukul 6 sore. Disaat bedug mulai berkumandang untuk mengabarkan kepada perut-perut kelaparan bahwa waktu berbuka puasa sudah tiba, gw baru aja pulang dari gereja. Dari sejak minggu lalu gw ikut SHDRK (Seminar Hidup Dalam Roh Kudus) di gereja. Dan yang kemarin itu hari terakhir. Asik? Pastinya. Gw selalu bawa motor ke gereja. Abis nya kalo naik ojek agak ribet karena selesai seminarnya itu cukup malem. Daripada saya diculik tukang ojek kayak anak BINUS yang diculik abis sidang kan mendingan gw bawa motor. Ya ga? Ya donk.

FYI readers, gw ga pernah yang namanya ngebut-ngebutan. Gw cinta damai. Dan gw fans nya Klose. Maksudnya, gw ga suka ngebut-ngebutan. Yang gw suka tuh lari-larian indah di lapangan hijau sambil ditemani Klose. *diinjak Joachim Loew*

Back to topic. Sejak pertama kali bisa bawa motor GUWEH ga pernah ngebut, ga pernah melanggar rambu-rambu lalulintas, ga pernah ngupil sambil bawa motor, ga pernah menghujat pak polisi, dan ga pernah joget G6 sambil bawa motor. Jadi ga pernah kepikiran kalo hal ini akan terjadi pada gw.

Disuatu sore yang indah, sedikit berangin, cicak cicak di dinding pun sudah tidak diam-diam lagi merayap. Gw yang imut, lucu, dan kece sedang mengendarai motor dari Gereja. Lancar, walau jalanan jem segitu selalu dipenuhi sama truk, bus, dan motor-motor laknat. Kira-kira di depan Samsat (Dispenda), waktu gw mau ganti gigi karena udah mau belok ke arah rumah, ada sesuatu terjadi. Tiba-tiba di pelipis kanan gw kurasakan sesuatu menempel dengan dingin-dingin empuk. "Sesuatu" itu pun mulai berjalan menuju mata gw. PANIK DONK YA?!!! Gw reflek tutup mata sambil gedek-gedek biar si 'sesuatu' itu pergi.Tapi dia ga mau pergi. Alhasil gw makin panik.Gw niat minggir dijalan. Tapi karena tu binatang sudah menginjak bola mata gw, gw pun jadi super duper hyper panik dan JRENG JRENG gw pun jatuh. Motor gw oleng dan gw sukses ngusruk ke kiri jalan. Gw agak terpelanting ke sisi jalan, untung ga mausk got super gede yang ada disitu. Motor gw mental hampir ke tengah jalan. Setelah sepersekian detik adegan jatuh itu, gw menemukan badan gw uda di aspal dengan posisi miring kiri, kaki kiri gw masih tertimpa motor, kaki kanan gw sudah tak bersendal, sendalnya ga tau mental kemana.

Dua motor dibelakang gw langsung brenti dan nolongin gw. Motor gw diangkat. Gw mencoba bangun dan hal pertama yang gw lakukan adalah menyelamatkan mata gw. Masih panik sama hewan laknat brengski yang masuk mata gw, gw ga merhatiin ada apa sama badan gw. Dua mas-mas baik tadi langsung ngecek keadaan gw.

Mas 1: "Mbak ga kenapa-kenapa mbak?"
Gw: *kucek-kucek mata* Nggak apa-apa... Aduh... (Aduh karena nata gw sakit)
Mas 2: Coba tangannya mbak.
Gw: *muter-muter tangan* Nggak kenapa-kenapa mas.
Mas 1: Mbak kenapa kok bisa jatoh?
Gw: (mata gw kelilipan hewan, Mas) Ituuu... ga tauu.. motornya oleng. *nyengir miris*

Dan para mas-mas itu pun memberikan petuah singkat tentang bagaimana mengatasi motor oleng. Seharusnya gw bilang aja mata gw kelilipan hewan ya. Biar dikasih petuah penting bagaimana cara mengatasinya.

Memang mpret banget tuh hewan. Sampe rumah gw tertatih-tatih kayak kerispatih. Mamake gw heboh, Bapake gw ga heboh. Yang ada dia nanyain motornya ga kenapa-kenapa kan? Dasar bapake. ~.~" Well, sekarang gw pun memar-memar disekujur tubuh. Sakit. Banget. Yah. Apalagi kemaren mamake ngurut gw, gw nangis kayak abis dijamah Roh Kudus. *tsahhhh* Sakit choyyy.

Tapi gw bersyukur sih masih memar-memar. Seriously. It could be worse. First, itu jam buka puasa dan jalanan daan mogot ga pernah sepi. Selalu rame sama truk dan bus dan motor yang adu cepet mau buka puasa dirumah. Tapi saat gw jatuh entah mengapa jalanan sepi dan sesaat setelah gw dan motor gw dipinggirin barulah bus dan truk besar melaju. Puji Tuhan.

Second, gw biasanya paling males pake jaket. Tapi kemarin gw pake jaket dan celana panjang. Bahkan jaketnya gw kancing semua jadi ga ketiup angin. Dan guess what, karena jaket dan celana panjang itu gw jadi ga luka-luka serius. Gw sempet keseret ke pinggir. Kalo aja gw ga pake jaket dan gw pake celana pendek entah apa yang akan terjadi dengan kulit gw. Dan gw pasti panik ngeliat darahnya. Puji Tuhan. No blood.

Third, kalo lo liat motor gw lo akan menemukan injekan kaki depannya bengkok 90 derajat. Menandakan gw jatuh cukup keras. Tapi apa yang terjadi sama gw? Engkel gw bengkak dan memar tapi gw masih bisa jalan. Tangan gw sedikit luka dan bengkak tapi ga patah. Dan gw masih bisa jalan walaupun udah kayak siput encok. Puji Tuhan?! :)

Thanks God for everything. Bersyukur gw ga luka-luka, atau yang lebih parahnya, geger otak. Sekarang cuma ada biru-biru sekujur tubuh. Dan pipi gw memar karena jatuh. Ini nih yang untung. UNTUUUUNGGG GW PAKE HELM TUTUP YAAA.... Kalo nggak muka gw uda besot-besot. Kan jadi ga imut lucu dan menggemaskan lagiii.... *pukul-pukul manja*

Sekali lagi, makasih Tuhan buat perlindungannya. Tuhanku ihiyyy banget deh. *peluk*

Smooch,
eVe~

Curngatrangtatunet - Cucur Hangat Seorang Wanita Tuna Internet

KANGEN NGEBLOOGG...... KANGEN SEMAMPUS MAMPUSNYA!!!

Dikala hati resah dan gelisah ini gw akan mengabarkan kepada kalian semua hai para durjana, gw udah putus sama inet gw. Bukan maksud eneng ga cinte ama abang Speedy. Tapi sorry bang. Jarangnya intensitas kita ketemu membuatku serasa jauh darimu. So close but yet so far bang. Aku merindukanmu namun maaf kau tak dapat kusentuh. Apa daya kelelahan merenggut sukmaku. Seharian dikantor aku diperah (sapi kali?) habis-habisan sampe kurus kering begini. Dulu aku semok, bang. Sekarang aku... tetep semok sih. Ah, ya sudahlah. Abaikan saja.

Sekarang jadilah gw bagai kembang desa yang hidup ditengah-tengah kawah primitif gunung visuvius. Walaupun gw ga tau apa itu gunung visuvius, tapi dari namanya bisa disinyalir bahwa itu adalah sebuah istilah yang menggambarkan keadaan susah buang air besar, perut kembung, mata bengkak, dan gelora bergejolak labil karena tidak bisa berintenret ria. Gw serasa hina karena ga bisa eksis dalam dunia jejaring sosial. Bahkan gw hampir melupakan berapa jejaring sosial yang gw punya. Hah.... Hina. Aku ga eksis baaaaang... Ga eksisss... Mau makan apa anak cucu kita bang kalo aku ga eksis??? *terisak anggun*

Saat ini hanya ini yang bisa gw tuliskan di halaman blog ini. Karena mama ku yang cantik walau gendut meminta gw pulang. Good bye internet, good bye J.Co, good bye to you my trusted friend, we know eachother since we're nine or ten. Huh.... Sayonara. Keep fungky readers. Aku padamu.


Smooch,
eVe~

Crazy Little Thing Called Love

(Napas dulu, Va... Napas...)

Gw kemaren baru aja ngopi film dari Jumi. Judulnya Crazy Little Thing Called Love. It is Thai movie. Romantic comedy. Ratings: 5 out of 5. Let me tell you some...

Ceritanya tentang cinta pertama, yang kadang (dan seringnya) ga bisa dilupain. *sigh*

Ada satu orang cewek anak SMP (mungkin SMP kali ya, atau SMA gw juga ga ngerti sistem pendidikan Thailand gimana. *ga penting* *abaikan*) yang naksir sama kakak kelasnya yang super ganteng. Super duper ganteng sampe seantero sekolah naksir dia. Cowo itu suka main bola, keren, lucu, terkenal, baik hati, tak bercela, suka menolong, rajin menabung, dan suka membantu orang tua. Si cewek ini item, berkacamata, dan jauh dari ingatan orang-orang. Si cewek punya 3 temen baik yang selalu mendukung dia mengejar si cowok.

Singkat cerita, dari tahun ke tahun cewek ini berusaha mendapatkan perhatian si kakak kelas. Dengan bantuan temen-temennya, dia berusaha biar kulitnya jadi lebih putih, dan berbagai usaha lainnnya. Kayak ngasih coklat pas valentine, main-main ke toko olahraga punya keluarganya si cowok, sampe berusaha masuk tim tari biar bisa memikat perhatian si cowok. Tapi memang hoki ga kemana, ada aja kebetulan yang membuat si cewek berurusan sama si cowok. Dan itu ga lepas dari campur tangan gurunya yang lucu. Dimulai dari ikut drama sekolah dan dapat peran Snow White, cewek itu lama kelamaan berubah dan mulai mendapat perhatian dari orang-orang se-sekolah.

Suatu hari temen baiknya si cowok nembak so cewek. Dan mereka (entah) jadian. Si cewek ini masih suka sama si cowok. Setiap kali mereka keluar bertiga, si cewek selalu memperhatikan si cowok, walaupun ada temen baiknya si cowok yang notabene adalah pacarnya saat itu. Semuanya berakhir saat akhirnya si cewek tau ada perjanjian di antara dua cowok itu. Mereka berjanji ga akan menyukai cewek yang sama seumur hidupnya. Jreng Jreeeng... Bagaikan petir yang menyambar-nyambar, si cewek jadi ababil.

Akhirnya dia minta putus dari temen baiknya si cowok itu, dan di akhir tahun pelajaran, saat lulus-lulusan, dia nyatain perasaannya ke si cowok. What happened next was, ternyata si cowok baru aja jadian sama cewek lain. Jegerrrrrrrrrrrrrrr..... Kalo di sinetron-sinetron kacangan pasti ada geluduk menyambar dan kamera di zoom ke muka si cewek yang lagi mewek kayak kakinya keinjek gajah. Tapi nggak. Scene nya bener-bener nunjukin sakitnya penolakan tanpa melebih-lebihkan ekspresi maupun percakapan. So hurt.

Dan you know klimaksnya apa? Ternyata si cowok bego nan idiot dan goblog walau gantengnya ga ketulungan itu juga memendam cint sama si cewek. BEGO GA SIH?! KENAPA GA LO NGOMONG AJA! DASAR COWOK BEGO! (Maaf, kebawa emosi)

Gw sukses tercabik-cabik waktu nonton, dan setelah nonton... sukses hancur berantakan kayak tissue di flush di toilet. Thanks to Juminten yang memindahtangankan film laknat ini kepada gw. So yeah, gw tau rasanya nyimpen rasa suka itu sakit, banget. (Jadi curhat?) Yaa iya lahhhh sakit taoookk! Bunuh aja gw sekalian! Kenapa gw mesti nungguin lo coba? Hahh? Hahh??! (Telen kamper, cocol terasi)

Okay, so, back to film. Nih gw pajang gambar si cowok yang udah berdosa membuat milyaran hati wanita jadi labil.

Coba kawan.. cobaa... gimana caranya nolak yang kayak gini cobaaaa???
*gigit-gigit swallow*
...

Cakep ya... *sigh* This one is from the movie,

Mario Maurer, bertobatlah, Nak. Kamu terlalu tampan.

Tapi ceweknya juga cuantik loh. Namanya susah. Pakpoypakpoy Pitbull apa gitu. Asli Thailand.

Pimchanok Lerwisetpibol - The ugly duckling which turn into a princess.

Cuantikkk. Yang make up sih jago abis. Bisa bikin dia yang awal jadi item dekil jelek gitu. Mana nyangka sih berubah jadi secantik ini. Mbak mbak, saya juga mau donk mbak di make up jadi cantik kayak si pakpoy mbak. *plakkk ditabok berjamaah*

Smooch,
eVe~

Pada Awalnya

Jadi, gw sudah mulai menulis naskah drama sejak kelas empat SD. Ga nanya? Ya udahlah ya...

Kerja itu capek. Apapun pekerjaannya dan bagaimanapun bentuk tugasnya. Sejak jadi TP (Tim Promosi) di BINUS gw uda melakukan berbagai macam kerjaan. Mulai dari yang rendah sampe yang high class punya. Mulai dari ngeguntingin poster bekas sampe jaga stand di Hotel Sultan. Semuanya cape. Kuliah cape. Hidup, selalu cape. Ga tau deh mati cape apa nggak.

So, gw uda kerja selama sebulan di sebuah perusahaaan makanan bernama XYZ. Cukup besar. Pertamanya ga ada kepikiran buat kerja disana. Namun di suatu pagi yang cerah, si Jumi, temen gw, nawarin gw kerjaan di tempatnya itu. Jadilah gw nyoba disana bersama si Wati, temen gw yang lain. Eh taunya keterima. Ya uda deh kerja disana. Awalnya sempet sutrisno sama kerjaannya. Biasa. Culture shock. Tapi suasana disana yongkruw banget. Hangat. (tsaahh) Dan orang-orangnya setipe sama gw. (baca: gila).

Satu hal yang membuat gw bertahan disana adalah mentor-mentor di divisi gw yang baik dan penyabar. Sebut aja Upin dan Ipin. Upin yang baik selalu ngajar pake tingkat kesabaran seorang guru TK sekolah luar biasa untuk anak down sindrom akut waktu ngajarin gw. Sedangkan si Ipin selalu menyemangati gw dengan kata-kata bijak waktu ngeliat muka gw lagi dilipet dua belas sambil pasang ekspresi mau bunuh diri. Cukup untuk buat gw kembali berpikir kalau ada sesuatu di perusahaan ituyang bisa membuat orang-orang disana bertahan di tengah tekanan kerjaan yang setara tekanan laut mati itu.

Selama sebulan ini banyak anak baru yang masuk. Dan entah mengapa kami jadi mulai bergerombol. Dimulai dari Mak Oco. Dia masuk hampir sebulan sebelum gw. Jumi, yang emang temen kuliah gw. Wati, yang juga temen kampus paling lama. Terus nempel lagi banyak anak-anak baru, yang belakangan dinobatkan jadi cucu-cucunya Mak Oco, induk semang kami. Bagus, satu-satunya cowo di gerombolan Mak Oco. Terus nambah Uchu, cewe yang paling pendiem diantara kumpulan ayam bekisar yang tak hentinya ngakak (baca: kami). Dan anggota baru yang kami sambit belakangan ini adalah si Chachamarichaheyhey, yang baru masuk kemaren. Tentu aja ada gw, yang imut dan lucu. (dirajam berjamaah)

Smooch,
eVe~

Ini Kehidupan

Fuuuuu~.....

Minggu, di depan lapie tercinta, mandangin keyboard rata yang empuk buat dipencet-pencet, ditemani lantunan lagu Love Me nya Yiruma.

Hidup itu ga gampang dan sangat ga bijak untuk membuat hidup menjadi lebih sulit. Kalo dipikir-pikir, kehidupan yang dikasih Tuhan ke kita itu kayak plastisin (lilin mainan). Kita bebas ngebentuk kehidupan itu seperti apa. Ada orang pasrahan yang membentuk kehidupannya sedemikian simple. Ada orang yang dengan susah payah membentuk kehidupannya sebaik mungkin. Di lain sisi, ada orang-orang yang masih dalam fase berjuang membentuk kehidupannya. Sulit, dan ga semua orang bisa. Jadi apa peran Tuhan disini? Kenapa Dia cuma kasih kita kehidupan yang bisa kita bentuk sendiri tanpa kasih kita clue bagaimana cara membentuknya?

***

Gw bukan seorang yang lemah dan pasrahan. Gw juga bukan orang kuat yang tahan banting. Ada kalanya gw jatuh, diam di satu tempat sampai gw bisa melanjutkan perjalanan gw. Kadang kehidupan terasa sangat mudah dibentuk. Kadang bahkan memegang kehidupan saja sulitnya bukan main. Sekali lagi, Tuhan yang memberkan kita plastisin kehidupan itu. Dalam banyak hal gw bertanya sama Tuhan. harus gw apain kehidupan ini? Harus dibentuk seperti apa? Dengan cara bagaimana? Bingung dan sulit. Ga jarang gw tersungkur karena ga kuat.

Ditengah tekanan kehidupan, gw berteriak sama Dia yang memberikan gw kehidupan. Gw, dengan tangan gw  yang lemah dan hina, ga bisa membentuk kehidupan gw seorang diri. Gw butuh campur tanganNya. Dia, yang memberi kita kehidupan, mendengar dan melihat. Sering Dia ambil tangan gw dan membantu gw membentuk kehidupan itu. Kadang Dia tambahkan hal-hal baru dalam kehidupan gw. Dan selalu, Dia nemenin gw membentuk kehidupan gw.

Tuhan itu baik. Dia baik. Dia ga pernah buat kita gagal. Kegagalan adalah saat kita kurang keras mencoba. Ga gampang. Tapi kita bisa, karena Dia bisa. Saat kita jatuh dan merasa lemah, tekanan ada dimana-mana, inget satu hal. Dia ada disamping kita, siap bantuin kita membentuk kehidupan. Dia bukan Tuhan yang lepas tangan. People, see closer, feel deeper.

Ga semua orang bisa merasakan kehadiran Tuhan. Ga ada yang bisa disalahkan. Ga semua orang bisa lihat apa yang gw lihat dan merasakan apa yang gw rasakan tentang Tuhan. Menurut gw itu ga salah. Mereka cuma kurang peka. Pada intinya, kita yang butuh Dia. Apapun pandangan orang tentang Tuhan, kita butuh suatu kuasa yang lebih besar dari kuasa manusia. Kita butuh kekuatan yang bisa angkat kita saat kita jatuh. Mereka bukan tidak bisa, tapi belum bisa. Dan suatu hari nanti, mereka akan bisa. Ga perlu saling menyalahkan, karena kita yang kenal Tuhan belom tentu lebih baik dari mereka yang ga mengenal Tuhan.

Keep up your life!

smooch,
eVe~

Satu Langkah Kedepan

Congratulations and celebrations to Jeng Feb, Bu Cath, dan Aa Dencut yang uda pada S.Kom semua. Ihiiyyy... Temen-temen gw uda pada sarjana nih ceritanya. Kita melangkah masuk BINUS bareng-bareng, dan kita akan lempar topi bareng-bareng. The point is not how we met or how we'll say good bye, but how great the time we've shared so far. Keep going fellas. Ini bukan akhir, ini awal buat kita semua.

SO!

Gw bukan lagi mahasiswa nih ceritanya. Kalo diinget-inget lagi, uda banyak hal yang terjadi mulai dari awal masuk BINUS sampe sekarang. Dimulai dari POM BINUSIAN yang membuat gw setiap kali pulang selalu nangis. :"> Terus ketemu temen-temen kelas yang selalu bisa gw andalkan sampe sekarang. Lanjut waktu gw keterima di HIMTI sendirian tanpa mengenal siapapun, sampe sekarang gw dikenal dimana-mana. Hahaha... *plakkkk* Banyak kejadian-kejadian bego, indah, lucu, sedih, seru, dan gila yang uda terjadi. Dan itu semua ga lepas dari kenangan-kenangan atas temen-temen gw. Hari ini gw mau berterima kasih buat mereka semua yang sempet ninggalin jejak selama gw jadi mahasiswa...

First, buat dearest Meonk dan Lia. Kawan tempat gw bergila, ngomongin orang, dan belajar apa arti temen sebenernya. Temen dimana gw bisa jadi diri gw sendiri. Sahabat dikala senang dan susah, sehat dan sakit. Guys, tiga setengah tahun ini ga akan jadi begini tanpa cekikikan bareng kalian ngomongin orang lain, diri sendiri, pacar, dan keluarga. Love you guys. :*

me, meonk, lia

Next, tentunya buat anak-anak HIMTI yang gw ga bisa deskrip gimana perasaan gw buat kalian. Mulai dari Jeng Feb yang bener-bener cocok jadi partner in crime dan temen berbagi kentut, ngorok, air mata tawa (lebih banyak karena ngetawain orang), pelesetan gokil yang cuma kami yang bisa ngerti, arti lirikan yang bermakna saat lagi ngomongin orang, curhatan tentang diri sendiri, temen, pacar(nya temen), dan men of our past :">, dan yang terindah, berbagi pelukan hangat tanda selamat dari lubuk hati yang paling dalam. I'll be missing you pal. And all that stupid things that just so stupid to be true. *peluk erat*

me and jeng feb

Ada lagi Cath yang kecil-kecil cabe rawit dan mempunyai pandangan yang sama kayak gw tentang perekonomian Indonesia. Ahiak. XD Dencut yang dulu kosannya jadi tempat gw berlindung dari hujan, panas, ngantuk, bosen, dan saat nunggu dijemput, dan ga lupa selalu jadi tempat pengeksekusian orang-orang yang ulang tahun termasuk gw. Hate yang agak-agak sarap, walau kalau dipikir-pikir gw bingung anak HIMTI mana yang ga sarap. Angkatan 2007 lain yang ga bisa gw jabarin satu-satu tapi uda bikin hidup gw berwarna. Duo teman skripsi gw, Renny singkong, Harryanto yang lugu dan lucu, Ivan temen ngegosip gw, Vic yang baek banget, Pao yang selalu sadar akan kelebihannya sampe orang males nyebutnya (hahaha...), Aine gokil, Trida brengsek (Lo liat tangan guwee!!!Liaaat!!), Neva momot, daaaaan semuanyaa... Thanks guys. :')

my beloved HIMTI 2007

Next, buat senior-senior gw... Chicken dan Bambam yang selalu jadi tempat gw bertanya, bergila, bersedih, berunding soal segala macam hal mulai dari skripsi, hidup, HIMTI, dan karir. Thanks uda jadi panutan gw dan tempat gw teriak-teriak kalo ada masalah. Thanks juga buat skripsinya yang uda jadi pedoman gw nyusun skripsi. Sayang ga bisa ditaro di daftar pustaka. Hehe... You rock guys! XD

Buat boje dan ria juga deh. Gila gila gw ga tahan ga mention kalian. Senior yang kelakukannya sama sarapnya kayak gw. I miss you guys!

Satu lagi yang ga bisa gw lupakan adalah saat gw jadi the only beautiful thing in class. Temen-temen kelas gw yang yohay aduhai cikipriew dan selalu menganiaya gw. Terlebih buat temen-temen yang sekelompok waktu entre: Ivan, Evan, Even, Danu, Toto, Kent. I will surely miss you all. Hiks.

berdiri: even, gw, toto, danu, kent
duduk: evan, ivan, panji

Satu lagi deh, buat si jelek Mike my dearest anak durhaka. Bundo love you sayaangkuu~

me and mike

Udah deh.. kebanyakan entar. Pokoknya buat semuanya, makasih banyakkkk. Sekarang waktunya si gadis imut lucu dan menggemaskan ini untuk terjun ke dunia kerja. Doakan saya ya kawan-kawan. As I pray for you guys also. Friends forever.

The most beautiful discovery true friends make is that they can grow separately
without growing apart. ~ Elisabeth Foley


smooch,
eVe~

Fresh from the oven (homemade)

First thing first,
Thaaaaaaaaaaaaank You Lord Jesus!!! Thanks for the grace, thanks for the love, thanks for the support, thanks for the things You've made. Thanks for friends and family, thanks for every little thing.

Gw baru aja sidang. Tadi, sekitar beberapa jam yang lalu. Atau lebih tepatnya jem 11 kurang. I really really really... Gladfull. Sebelum sidang ya biasalah, disko darurat jantung gw. Sehari sebelum sidang masih sempet-sempetin buat nonton sidangnya Ivan, Evan, Kent (Boong! Orang telat masuk juga yee!). Tadi pagi-pagi belum ada rasa nervous. Ya gw pikir, yaudahlahya mau gimana juga tinggal beberapa jam lagi. But I still hope for the best. Sampe di kampus, adiprabowo sama astriwulandari belum sampe. Beberapa menit kemudian, supporter pertama gw dateng, Lia dan Agnes. Menit-menit berikutnya menjelang sidang, makin banyak supporter berdatangan. Eaa...

Tiba-tiba dari kejauhan, datanglah sesosok mbak-mbak bawa kertas nama penguji. Perut gw serasa digiles-giles rolling stone. Pas tau yang nguji kelompok gw itu salah satu dosen bertampang malaikat berhati (maaf) iblis, gw langsung ngeper. Tiba-tiba pengen beramal, membantu nenek, mendonorkan darah, dan mengaku dosa. Jadilah gw dipanggil maju. Ternyata beliau duet sama dosen sisop (Sistem Operasi) gw dulu. Dosen sisop gw baik sih. Baik banget malah. Ga masalah? Kata siapa? Justru gw yang ga pernah kasih kesan baik dimata dia. HAHAHA *bego* Dulu tiap masuk kelas sisop pasti telat, ga pernah ikut kuis tapi tiba2 ada dibagiin kertas jawaban kuis atas nama gw (makasih buat yang waktu itu ngebuatin kuis gw :* ), dikelas uda cewek sendiri, duduk paling belakang, ribut pula. Aduhai. Just before the sidang, gw uda ga bisa mikir apa-apa lagi. Jelek ga bisa, baek juga ga bisa.

Masuklah gw pas sidang. Gw yang presentasi. Sempet heboh salah ngucap open-source jadi open-house. Miriplah, sama-sama open. Terus gw duduk di tengah memisahkan dua sejoli. Pertanyaan pertama dari pak doski (dosen killer) (yang dengan hinanya ngegoogle ebook LDAP pas gw lagi presentasi!!).

Doski : Wah, kalian uda jago donk ya LDAP.
Gw : (pasang tampang: "Hah, kecuiiilll") (dalem ati: "nggak.")

Dan pertanyaan-pertanyaan berikutnya ditujukan ke adiprabowo. Gw gatel pengen jawab. Soalnya kalo pertanyaan LDAP diabisin sama adiprabowo, gw bakal dapet tentang RADIUS yang akan membuat gw memilih makan iga bakar super pedas Lekko tanpa minuman daripada dikasih pertanyaan itu. Untungnya nggak. Gw ga tenang banget duduk disitu pas doski masih nanya-nanya. Rasanya kayak terserang ambeien. Masuk ke pertanyaan pertama buat gw, "Apa itu direktori?" Mulus. Gw jawab dengan tidak lengkap. Dan begitu sampe di astri wulandari pun ga dijawab dengan cihuy. Lewat satu. Pertanyaan berikutnya,

Doski : Coba ceritain historinya LDAP.
Gw (masih bertampang "Haah! Kecuuiiilll") : Gini Pak. Dulu...blablabla
Doski : (manggut-manggut dan senyum-senyum gemes (baca: pengen ditabok) ) : Oke, sekian dari saya.

Whatt??? Selesai?? Sumpe loo?

Gw kaget magap-magap sekaligus pengen jumpalitan seneng. Segini duank? Owkey. Lanjut ke dosop (dosen sisop).

Dosop (kasih pertanyaan) : Coba Sylvia jawab.
Syl : Blablabla...
Dosop : Betul, Eva?
Gw : Betul, Pak.
Dosop : Oke, pertanyaan berikutnya. Blablabla. Coba dijawab Panji.
Panji : Blablabla Pak...
Dosop : Kalo pendapat kamu gimana, Eva? Setuju?
Gw : Setuju Pak.
Dosop : Untuk Sylvia. Apakah blablabla ini blablabla?
Gw : (buka mulut pengen jawab)
Dosop : Kamu sabar dulu, Eva. Kamu kan mahasiswa saya.
Gw : (TERUS KENAPAAAA????) Hehehe...

Hasilnya? Gw ga ditanya sesuatu yang bermakna. Dan sidang pun selesai. Gw cuma bisa celingukan tak percaya. Ini gimana nilai guweeeeh?

Tapi yang namanya rencana Tuhan ya boo, emang ga bisa diperkirakan. With the power of belief and prayer, gw dapet B straight. Along with adiprabowo, astriwulandari, semua yang tadi disidang. Cuma satu yang dapet A, dari kelompok aslab. Gw senengnya bukan main. Bisa lo bayangin sebelumnya gw kayak dikasih tau kalo gw bakal disidang singa dan gw ketakutan. Tapi kalo Tuhan bilang Dia mau bantu, Dia akan buat si singa sekalipun jadi anak kucing. Damn, He is good. XD

So, gw sukses jadi sarjana sekarang. Perkenalkan, Eva Kusmiyati S.Kom siap membantu anda. (Yahelah kok jadi frontdesk?) Makasih buat mama buat doanya yang luar biasa. Buat papa juga. Buat temen-temen gw terutama yang tadi nonton sidang gw (meonk, lia, agnes, rudy, cath, dencut, jeng feb, hate, jono, memet, eby, harry, renny, dan lain-lain yang gw ga engeh ada disitu tapi tetep menberikan dukungan moril dan spirituil bagi si gadis imut ini.). Makasih buat dukungannya dan doa-doanya. I can't make it without you guys! Makasih foremost buat Panji Adiprabowo S.Kom yang uda jadi teman dan tutor luar biasa buat gw dan Sylvia Astri Wulandari S.Kom. Buang Neng Syl juga karena uda dengan sangat rajin ngedit, ngarang, translate, dan begadang buat skripsi ini.

Dan pastinya buat The Almighty Lord Jesus Christ. Tuhaaaannnnn, YOU ARE SO KEWL!!

Peluk cium,
eVe~ (S.Kom)
XD

Adiprabowo - Me - Astriwulandari
Friends (:

What the friggin heck am I doing here anyway?

Judul yang panjang dan sangat random. Baru saja gw copas dari status wire gw. Duh?

Jadi gw bingung mau mulai mulis darimana. *tarik napas* Belakangan ini banyak hal yang berseliweran didepan gw yang pengen gw rekam. Unik, menarik, dan ga penting. Gw banget. Misalkan kemaren ini waktu gw pulang les. Biasanya mobil jemputan gw yang ramah lingkungan dan berkapasitas 85 orang itu sepi saat menjelang ja 8 sampai tutupnya, jem 10. Tapi entah mengapa si mobil kuning beratap merah yang ada gambar elang bondolnya itu ramai padat merayap dempet-dempetan waktu hari senen kemaren. Padahal uda jem setengah 10. Ajegil herannya gw. Terpaksa gw mesti beradu pantat dengan penumpang lain dan menahan iman melawan bebauan syahdu yang gw curiga bersumber dari ketiak berbulu segerombolan mas-mas disana. Selidik punya selidik, terjawablah keanehan itu semua. Besokannya gw pulang jem segitu juga, kebetulan sama mbak-mbak berukuran mini. Terus gw komentar keheranan kenapa jem setengah sepuluh aja masih penuh gini, si mbak menjawab dengan logat jawa kentel kayak kecap, "LHa iya, ini tangGal muDha. PaDha BelanJa Dulu." (penekanan logat pada huruf kapital.). Ooooh, gitu tHooo....

Nungguin sidang itu ga asik. Sekarang sih masih tenang-tenang aja belom baca-baca skripsi. Tapi kalo ngeliat temen-temen yang uda pada S.Kom duluan tuh rasanya gemanaaa gethoh. Kemaren ini gw ada pegi ke Matahari buat nyari kemeja putih tangan panjang buat sidang. Terus pulang dengan tangan hampa dan hati terluka gara-gara kemeja Cole ukuran xxl nya ga muat sama gw. !@#%$#... Pasti ada kesalahan pada kemeja tersebut. *angguk-angguk*

Jadi apa kabar sidang gw nanti ya? Kemeja putih pinjaman dari Lia pun membuat gw tampak kayak lepet. Belom lagi rok yang waktu itu gw beli, item sih, tapi panjangnya membuat gw sampe ga bole masuk kampus waktu itu. Protekom sialan. Auk deh ah... *kesel sendiri*

Smooch,
eVe~

I Think I Wanna Marry You

Fuaahh...
Oke, mari kita mulai postingan kali ini dengan kenyataan bahwa gw memang tidak ditakdirkan bersanding manis dengan high heels. Dank.

Cape banget baru pulang dari kondangan sepupu gw. Ga deket sih. Tapi masih sepupu dari sisi bokap. Gw pake turtle neck terusan selutut motif batik warna coklat, tangan buntung, jadi gw sukses mamerin gelambir-gelambir lemak di lengan. Clutch bag warna emas minjem dari nyokap. Heels 5 cm warna item yang dulu gw beli buat dipake kerja kalo lagi ditugasin jaga expo BINUS School. Make up... ya standart lah. Alas bedak yang gw beli waktu Oriflame lagi diskon gede-gedean, bedak Revlon punya nyokab yang yoi banget dipake (mungkin karena nyokab yg beli, bukan gw. Efek siapa-yg-keluarin-duit itu ngaruh loh kawan.XD), blush on sama eye shadow coklat muda punya cc. Ya mau gimana lagi, gw kan ga punya peralatan make up. Tar deh tunggu uda kerja baru gw bebelian. *pelacur, pelan-pelan curhat*

Ehem, karena ini bukan fashion blog jadi cukup yah deskripsi gw. Dan gw juga ga berminat ngomongin gimana fashion yang dipakai orang-orang di kondangan itu. That is so not me. *menyibakkan rambut dengan seksi*

Mmmkay, so... my other cousin is married. Fyi, gw anak keempat dari empat bersaudara yang tiga diantara kami udah pada merit dan punya anak-anak super lucu dan bandelnya aduhai. Jadi gw, yang imut dan lucu, selalu jadi bahan pergunjingan keluarga. Kapan si eva kawin? Eva uda punya pacar? Pacar mu uda dateng, Va? Be... Belom... Belom punya maksudnya. Ngeeekk... :|

Hey, people. I'm 21. They talk to me like I'm 30 something. Dank. Hidup gw masih panjang dan masih akan gw isi dengan mengejar mimpi dan karir. Bukannnnn berarti gw anti pacaran. Tapi... hell-oooww people, I'm not gonna marry soon. Walau Kim Bum dan Klose ngantri buat kawinin gw, gw tetep pengen berkarir dulu. Ngerasain gimana nyari duit dan dipake buat nyenengin bokap nyokap. Kan sekarang gantian waktunya gw membiayai mereka. *edisi anak soleh*

Dan ini apa-apan siiihh temen gw tiba-tiba ngomongin skripsi. Setop plis setop. Untuk sisa hari ini yang tinggal 30 menit lagi gw puengeeenn banget ga ngomongin skripsi. (padahal niat kumpulin soft cover hari rabu :|) Mood ilang mood ilang. Sampai ketemu di postingan selanjutnya tentang cerita skripsi gw. *sigh*

Tambahan:
Oyaaa, tadi di pesta kan ada champagne toast. Jadilah gw ngesot-ngesot ngedeketin gelas-gelas lonceng yang betumpuk-tumpuk nunggu disirem champagne. Pas ngelirik-lirik dua botol yang bertengger dimejanya, ternyata tulisannya Red Wine. Wuiii makin semangat donk gw. Abis si penganten nuang tu merah-merah ke dalem gelas-gelas, para pelayan hotel nya mulai ngedarin buat dibagi-bagi. Gw ambil satu, dengan perasaan bergejolak senang (ber.ge.jo.lak?) Eeeh pas gw sruput... bleehhh... sejak kapan red wine bersoda? Ini red wine apa fanta? Ih, hina. x(

smooch~
eVe~

Angelina Jolie dan Belatung Pohon Sagu [sebuah tragedi ironi]

Fyi: saat menulis ini gw lagi merasakan sakit perut yang serrr serrr gitu. :|

Duit gw menipis, sangat kontras dengan lemak gw yang kian menebal. Dan belakangan ini hidup gw berasa agak sedikit apnormal. Bisa-bisanya gw tiap hari ke kampus, nongkrong di perpus ditemani lapie tercinta, pulang kalo uda diusir dari perpus. Andai ada daftar pengunjung favorit, gw pasti masuk nominasi.

Dua hari yang lalu gara-gara gw ada presentasi CB, dan niat gw kekampus bisa disejajarkan dengan niat sapi-sapi kurban dipotong, jadilah gw ngojek ke kampus. Niatnya biar ga telat. Tapi kenyataanya, bukan cuma telat satu jam saAaAja (mohon dibaca dengan nada. -Red), tapi gw juga dapet kenang-kenangan dari tukang ojeknya. Si ojek yang bawa motor kayak Angelina Jolie pas adegan kejar-kejaran motor di film Salt, dengan sukses nabrakin bagian samping-agak-kebelakang motornya ke trotoat waktu lagi adegan nyelip-nyelip. Bedanya dari film Salt adalah tukang ojeknya bukan miss Jolie yang seksi, tapi mas-mas bekumis dan sama sekali jauh dari deskripsi seksi. Dan di film Salt Angelina Jolie ga bawa penumpang mahasiswi kece dan imut yang lagi sms'an ngabarin posisinya dimana karena dosen CBnya nanyain keberadaannya. Dan satu lagi yang ga ada di film Salt yaitu, mau si Jolie jatuh dari motor sampe guling-guling seksi pun ia ga akan dapet memar heboh di kelingking dan pergelangan kaki, kayak si penumpang dalam film ojek membawa maut itu. *usap air mata haru*

Gara-gara ketabrak trotoar sialan kelingking kaki gw sekarang bengkak. Awalnya sih lucu, bengkak dan putih  mirip belatung pohon sagu. Tapi lama-kelamaan dia jadi membiru, kayak belatung pohon sagu yang babak belur dihajar massa. Sama sekali ga lucu bentuknya. ~.~ Sekarang gw bingung mana yang lebih sialan, trotoarnya atau tukang ojeknya.

Semoga kelingking gw cepet kembali imut seperti semua. Kasian dia didiskriminasi oleh jemari-jemari lainnya. *peluk cium kelingking* *jorok*

Mari tutup postingan kali ini dengan sedikit percakapan gw dengan Jeng Feb, sesaat setelah gw sampe di kampus dengan tertatih. (tsaahh, tertatih.)

Gw: Iya nih. Kelingking gw ampe bengkak. (ngeliat kelingking kaki kiri)
Jeng Feb: Mana mana? (ikutan ngeliat kelingking) Eeh iya loh, Jeng. Bengkak. Coba liat yang satu lagi. (ngelirik kelingking kaki kanan) ...... Eh, nggak deng. Sama.
Gw: ~.~

Smooch,
eVe~

Unoccasional occasional girl

I'm an occasional girl. And it's not occasionally. I buy bags every changing semester. I clean my room on "cleaning week". I buy clothes on December before Christmas. I cut my hair before Chinese new year. Because those are occasional.

Last night I went to a randomly chosen barber shop and cut my hair. Feeling? Nothing. Price? 10,000 rupiahs darling... Haha!! Being unoccasional seems cool. XD

I plan to cut my hair even shorter before 2 February.
(err... isn't it.. occasional, eve? :-? )

2.0.1.1

Dua rebu sebelas. I like this number. Ewh.. *gigit-gigit bibir*

First of all, HAPPY BLAST NEW YEAR PEOPLE!!!

Tahun baru, emang ga ada beda dari hari berganti hari. Kayak senin berganti selasa, jam 11.59 berganti 12.00, detik ganti detik. Ga ada beda, dan ga akan ada bedanya, kalo kita ga membuat perbedaan itu. Aye aye, captain? *sooo yellow and absorbent* Just for you know, I've been such a pig these days. Slutty pig, if you really wanna know. Dan sekarang gw sangat-sangat ga pengen banget ngomongin masa lalu. (yang which iiiiss baru sekitar satu setengah jam yang lalu aja dulu eve! Duh?) Kalut, labil, galau, dan apa lah yang biasa dialamin cewe-cewe abegeh yang doyan parfum kocok di supermarket. Kayaknya itu semua bukan trend 2011. So let them all leeeeeft behind, baby. Ciao.

Baybay eva pemalas, baybay labil, baybay sensitif, baybay sakit ati, baybay cinta pertama, baybay kisah cinta jaman sekolah. (ga pake curhat boleh mbak?) I AM AN AAAAAAALL NEW EVE.

Kay, disela-sela nonton Pirates of Caribean sekuel ketiga, gw mencoba mengingat-ingat fakta seru yang bisa gw inget di tahun 2010. And I am so happy to share, *wink*

One. Oh thanks to Aphrodite yang menurunkan talentanya ke gw, untuk kesekian kalinya gw jadi tempat curhat masalah eh-kira-kira-cowo-gw-dikasih-hadiah-apa-ya pas valentines day.  Happy? Dear mother Aphro, I haven't liked valentines day for these 21 years. Dirty lil secret, uh?

Two. Persahabatan tidak selamanya berarti selalu-bersama-dan-update-dengan-sesama, tapi juga berbeda-pendapat-dan-menerima-perbedaan-itu-dengan-lapang-dada. Jerky and hurt, if u wanna know. But truth tells better than lies.

Three. Mendapatkan lapie pertama gw dengan alasan harus ngerjain skripsi. *peluk erat mama papa yang rela beliin*

Four. Benci, okay coret, tidak suka dengan ABG labil bernaa Justin Bieber tapi selalu bernyanyi mengikuti lirik lagu-lagunya yang ada satu album full di playlist gw. (Sumpah gw nyolong dari lapienya Mr. Adiprabowo)

Five. Suka deg-degan kalo denger ada bencana alam lagi.

Six. Lebih takut sama kedalaman daripada sama ketinggian. Kegelapan daripada keterangan. Kekecilan daripada kebesaran. (ga penting? Oke. Coret.)

Seven. Pernah jadi satu-satunya cewe dikelas yang dihuni oleh 63 orang cowo. That's a blast!

Eight. Cowo ganteng terkahir yang gw liat di detik-detik pergantian tahun 2010 adalah darling Orlando Bloom (di Pirates of Caribean). Dan ohmaygutnes he's so freakin sekseeh... Bahkan dalam balutan kostum dekil, rambut lepek, dan bau amis. (yang terakhir sih gw cuma nyimpulin. He's a pirate. Ga mungkin bau karbol kan?)

Nine.Baru saja menemukan fakta bahwa gw ga ngerti jalan cerita pirates of caribean. Walaupun darling Orlando Bloom is still stunning. Dan gw agak-agak jijik aja ngeliat mahluk laut setengah monster dengan tampang tak terdefinisi. Euuwwwhh...

Ten. Gw suka doa, suka berkat, suka mendoakan, dan senang di doakan. Dan tahun ini gw serahkan sama my beloved Jesus, the best architect, to make and build my life.

Eleven. Sumpah enakan 10 fakta, tapi ga enak kalo gw ga nyinggung yang ini. Sooo, baru kali ini gw serius buat resolusi tahun baru, atau yang lebih senang gw sebut sebagai "Proyek 365 Hari". *nyegir* *ngelirik Pak BeYe*

I know I knoooow, fakta-fakta ini ga penting-pening amat buat dipaparkan. Apalagi dibaca. But sohohohowhaat. I share, u like u may read, u don't like just don't give a damn. Iiih, kok gw kedengeran kayak cewe jomblo kering berumur 21 tahun siiiiih?? *jongkok dipojokan ngusek-ngusek tanah pake jari* Last but not least... Hope you have 365 days of blast, readers. :)

Oh satu lagi, Twelve. Satu quote bagus yang gw denger dari hasil nguping siaran tv sore-sore,

"Bukan bahagia yang membuat kita bersyukur. Tapi bersyukur yang membuat kita bahagia."

People, give thanks! :)

smooch,
eVe~

Discountholic

Reuni, ajang bertemu kembali teman-teman lama yang karena alasan apapun jarang ketemu. Menurut gw itulah arti reuni. Gw jarang banget memang ketemu temen-temen SMA gw. Bahkan gw sempet bertanya-tanya apakah gw pernah SMA? ataukah semua kenangan itu hanya sekedar khayalan gw? *ngelirik film Inception* *padahal belom nonton*

Well, gw barusan jalan-jalan sama temen-temen SMA ke Grand Indonesia. Ya ya, GI. GI tempat gw dulu nyasar nyariin Blitz. GI tempat gw ujan-ujanan pulang pergi naek buswe. Kasian ya? Ah biasa aja. *plakkk* Tapi tadi gw ga nyasar karena bareng Wina, Panconk, dan Devi. Akhirnya kami (yang tadi bareng gw ditambah Irin dan Yon) jalan-jalan memenuhi keinginan Wina, well mostly. :p So here I met a phenomenon.

Pernah ga liat sebuah barang di Mall yang amat sangat menarik perhatian lo tapi harganya gila-gilaan? Pasti pernah donk. You really wanna buy it, but unfortunately the price is unbelievable. Then one day you came to the Mall and found out that the thing had a 50% discount on it. But still, the price is above average. Will you still buy it?
Some people may, while others may not. And for those who will buy it just because the discount then we can call em a discountholic. It is when you suddenly have bigger desire to buy things that are discounted, though you don't actually want it or need it. Some people think about the chance to have it below the real price without considering the needs and the budget the have. Get it? Well, tadi gw ke Gramedia yang which is lagi diskon 30% on all items using BCA credit card. The result? Mangga dua kalah rame bray. Buanyak buanget tadi orang disana. Buku-buku bertumpuk-tumpuk. Mulai dari novel, cerita anak, kamus, semua deeeh ada disituu. Orang-orang uda ga peduli lagi kemanaa peginya temen atau siapapun yang tadi bareng mereka. Begitu masuk toko langsunggg nyebar kemana-mana kayak kutu. Buku-bukunya juga beberapa banyak yang berantakan gara-gara kesenggol-senggol orang. Untung gw gede jadi ga mati keinjek. *preeeeett*

Sampe segitunyakah orang-orang ngejar diskon? Tadi gw liat banyak yang beli buku lebih dai 10 biji. Ga murah loh. Dan emang penting sih baca buku. Namun gw yakin seyakin-yakinnya kalo harga normal ga akan ada yang beli buku ampe se-khilaf itu. Discountholic? Perhaps. :p

What about me? Apakah gw ikut tergiur diskon? Well, karena buku yang gw inginkan sudah gw beli beberapa minggu yang lalu (damn!) jadi gw ga ada intensi buat beli buku apa-apa. Hasilnya? Gw ke rumah Irin ngubek-ngubek lemarinya dan berhasil meminjam lima novel yang gw inginkan. HUAHAHAHAHA... 

Udah ah ngantuk. Anyway, have a holly jolly Christmas readers. 

xoxo
eVe~


Distraction

First things first, lo harus tau gimana keadaan skripsi gw sekarang. Bab 1 gw belum buat, bab 2 masih kacau pasca di coretnya sepuluh lembar teori yang menurut pak dosen pembimbing itu ga penting, bab 3 gw revisi lagi revisi lagi dan lagi, sisanya sama sekali belum disentuh.

Aaaaaaaaaaaarrrghhhhhh..... dengan tenggat waktu kurang dari sebulan gw harus mengumpulkan softcover skripsi?? ARE YOU INSANE??? *nangis jumpalitan*

Jujur agak sulit buat gw untuk konsentrasi penuh ke skripsi ini. Gw tau skripsi itu penting. Hidup gw selama tiga tahun di BINUS dipertaruhkan disini. Dan karena kami berkelompok jadi gw ga cuma bertanggung jawab atas diri gw sendiri, melainkan juga nasib temen-temen skripsi gw yang tak berdosa itu. Gw ga mau bikin alesan "gw ga terlalu suka jurusan gw" sebagai alesan gw males-malesan ngerjain skripsi. No. It's not me. Overall, Adiprabowo juga uda kerja keras buat bikin programnya, Astriwulandari uda rajin banget nge-translate ebook. Masa gw sia-siain perjuangan temen-temen gw itu? No.

NAMUN, *jegerrr jegerrr*, apalah daya aku hanya seorang gadis manis dan lemah. Mudah sekali tergoda. Aku... aku... akh... *memalingkan muka ala beyonce*. Udah banyak banget hal-hal ga penting yang bisa mengalihkan perhatian gw dari skripsi ini. Sekarang ditambah lagi gw harus menjalani kehidupan khayalan. *sigh*

Dikala saya sedang resah, gundah gulana, bosan, dan susah buang air besar, teman saya datang dengan menawarkan seoonggok (???) permainan seru. Permainan dimana gw harus membuat karakter fiksi dan memainkannya seolah ada dunia dimana karakter tersebut hidup. Mungkin yang banyak dikenal orang adalah Role Playing Forum. Dengan tingkat imajinasi gw yang cukup tinggi, jadilah gw kegilaan main forum itu. *merasa hina*. SALAHKAN SI ASTRIWULANDARI JENDRAL!!! SALIBKAN DIAAAA!!! *guling-guling syahdu sambil menitihkan air mata*

Bagaimana ini? Sekarang saya punya tiga chara (karakter) yang harus saya hidupi. Emang masih kalah sih sama si Astriwulandari. Dia punya enam chara mamen. Ce ka ce ka ce ka~ Aduh abang Klose tolong eneng bang. Gw selalu berusaha untuk mengingat bahwa itu bukan dunia nyata. Seriously, there are many RP'ers that have no lives. They live in their fiction world, living their fiction charas. Gosh. Ini sih ga sehat woi. Semoga gw ga jadi kayak gitu. *ngelirik tiga chara imut di forum sebelah*

End of all, mari kita kerjain skripsi. Next post will be about my thesis. I promise. :p

Smoochy waw waw,
eVe~