Showing posts with label dreams. Show all posts
Showing posts with label dreams. Show all posts

Transformation

Do you believe in transformation?

Well...

I do. :)

My last year on high school - 2007
Early year in University - 2008 

Birthday - 29 June 2009

Mid year at University - end 2009

Birthday - 29 June 2010

After final thesis presentation - Feb 2011

First time as worker - 2011

Birthday - 29 June 2011

Birthday - 29 June 2012

Office hangout - August 2012


Do you believe in transformation?

Pramuka Island - January 2013

I do.... :)

MC at Kristoforus Mencari Bakat - 9 June 2013

With the Judges and Team :)

I Really Do... (:

Owmaygawd! =))



Smooch,
eVe~

23. Telat. But. Whatever. :)


Thank God. It's been 23 years and His love for me hasn't changed a bit. :)

Well, um... 23. Yeah. You know.

I always feel anthusiastic on my birthday. Seperti yg sudah-sudah, gw senang dapat ucapan selamat ulang tahun dan doa dari orang-orang. Dapet ucapan kayak gitu means a lot for me. It feels like I am sooo blessed. Well, I am so blessed karena banyak yg doain gw di hari ulang tahun gw. Senangnyaaa. I need no cake. I need no gifts. I just need my family, friends, and relatives on my birthday. Then I know that God has given me such a great 23 years to live. :)

Jadi 29 Juni di pagi hari saya sudah dapat banyak ucapan baik via bbm, twitter, facebook, maupun yg langsung nyalamin di kantor. Asik asik. Karena ini hari Jumat jadi gw ikut PA dulu, dan BB berbunyi riang tanda banyak BBM masuk. Eaaa ga konsen. After so many 'Happy Birthday Eva' dan cupika-cupiki at the office ditambah dengan ke'hectic'an hari ini karena Miss Juli dan Lia ga masuk, gw jadi bingung membagi pikiran antara itu, kerjaan, itu, ulang tahun, itu, dan itu. *mulai ga jelas* Setelah dibredel dengan telepon dari Dharma dan Miss J, gw pun kembali dari ruang SDA ke meja dengan tergopoh-gopoh. Sebelumnya, ko Donald telepon suruh saya balik ke meja. Katanya ada yg nungguin saya. It's lame trick though. *nyengir* Lalu setelah saya tiba dimeja, saya dihadiahi sebuah kue ulang tahun. Lengkap dengan seluruh personel SDA (Oke ga seluruh. Kurang orang-orang Database) yang bertepuk tangan nyanyi happy birthday. So Happy. :)

Setelah acara foto-foto, potong kue, bagi-bagi kue, kerja, bagi-bagi kue lagi, kerja lagi, gw mulai menyadari time flies and what I wish for today hasn't happened yet. My mood going down down down. Silly me.

Tibalah saatnya karokean di Inul Vista TA. Syalala dumdum. Personil geng Nabo kami kurang Lia yg lagi sakit. Ugh :( Lalu kami pun berdendang riang. Walau awalnya we didn't get the fire. Tapi sungguh sesungguh sungguhnya kalau ga ada orang-orang ini di hari ulang tahun gw, gw yakin gw akan berdiam dikamar dan sedih atas keinginan yg tidak terkabul. So here are my heroes who made my day...

My Meonk, Debbie, Ica, Oco, teman-teman luar biasa. Luar biasa gila maksudnya. Arthur dan Piere, dua orang resek tapi super bisa diandalkan. Kepong si bocah labil. Bang Juned dan Ko Hari yang juga berulang tahun di bulan Juni. Lim yang ([s]nyolot[/s]) polos. Stevanie dan Novita yang memeriahkan suasana dengan lagu-lagu korea dan mandarinnya. Asoy. And after we sing THEY GIVE ME ANOTHER CAKE! =)) AND A PRESENT. Yippieee... Omo omo omo... God loves me so much He gives me very good friends. Superhappy. :)

Makasih kadonya kawan. Terlebih, makasih uda jadi kado terindah di hari ulang tahun gw. :')

Oh ya. Disela-sela ngerjain kerjaan yang bertumpuk kayak lemak disekitar perut gw I got a very good wishes from someone. And here is the winner of Eve's 23rd birthday wishes...

Ko Deddy Fredy :)

"Happy Birthday... Semoga diberi umur lebih untuk bisa bersyukur.. diberi rejeki lebih untuk bisa jadi berkat buat orang lain.. dan diberi kesehatan yang cukup untuk bisa menikmati karunia Allah.. GBU.."

I will never forget the beautiful wishes. Thanks, Ko. :)


Smooch,
eVe

Dream Job

I'm just finished watching Devil wears Prada. Geez!! It's so last years... In a very positive way.

Freako. Itu film dari jaman gue kelas dua SMA. I repeat, kelas dua SMA. It means udah almost five years ago. Dan gue yang bajigur film ini baru nonton fiilm itu sekarang. Va! Kemane aja lo! Readers, you really need to watch this movie. Seriously.

FYI, currently it's 11.53 pm. Dan gw harus bangun jam 5 subuh buat bersiap pergi ke kantor. Speaking of which, i deadly wanna write this blog as soon as possible.

So, Devil Wears Prada. I'm not in the right time to discuss about this movie. This is not a movie blog anyway. I'll tell a lil. Just a lil. I swear.

Intinya, have you ever think about a dream job. A job that you really wish you had? A job that you can desperately work for it but you just so happy to do it. A job that u can proudly tell your friends and families bout your jobdesc. May be some of you may have. And perhaps some don't. I wasn't.

Dari dulu gw bukan orang yang mudah terobsesi dengan sesuatu. Gw ga punya rencana hidup yang luar biasa seperti yang mungkin sebagian dari cewek-cewek berumur dua puluh miliki. Hidup gw simpel. Gw ga suka mikirin akan jadi apa gw besok. Gw ga pernah tau apa yang jadi obsesi gw. Kebanyakan gw selalu suka dengan segala hal. Makanya saat memilih jurusan di universitas, gw sempet bingung. Gw semepet mau ambil Psikologi, sedikit obsesi dari jaman SMP. Sempet juga mau ambil perhotelan, karena gw lebih suka praktek dari teori. Dan berakhir di Teknik Informatika. Computer Science was not the best choice I ever made. Seriously. I didn't even choose it. Tapi kayaknya ga layak untuk bilang gw nyesel ambil TI. I learned a lot, I met fabulous people, I can do things others may awkwardly know about their computer. Well, gw bukan ahli TI. Tapi setidaknya gw tau.

Right after gw selesai sidang dan dinyatakan lulus, gw terima kesempatan interview di salah satu perusahaan nasional yang cukup besar. Perlu dikatakan gw sama sekali ga punya rencana untuk kerja disana. i didn't even know the job. Nor the company profile. Gw dapet dari temen gw. Bermodalkan asas coba-coba, jadilah gw berkerja disana. Voila. And trust me, it is hell covered with heaven screensaver.

I don't have the rights to judge my job. I know. But this job is 125% not me. Bisa bayangin eva (yang imut dan lucu) yang ga bisa diem, yang banci ekskul waktu jaman sekolah, yang eksis baik di kelas, jurusan, maupun di corporate communication waktu kuliah, yang ga afdol kalo ga jadi panitia dari event bahkan selevel event lokal Gereja setempat, sekarang berakhir dibelakang meja, memandangi komputer dengan layar excel, siap terima e-mail dan telepon permintaan data yang gw bahkan ga tau bagaimana cara dapetnya. Hell-oow? I desperately wanna blow my head off.

Tujuh bulan gw bertahan dengan segala yang ada di so-called-hell. And I don't want to make it forever. Thanks to Devil Wears Prada, that movie knocked me down. To the earth.

This is not what I think myself will be.

Film itu mengisahkan tentang bagaimana si tokoh utama bertahan di kantornya yang kayak neraka, kehilangan relasi dengan sesamanya (teringat CB 2), dan akhirnya menyadari kalau ini bukan dream job nya. One question, kenapa gw baru nonton film itu SEKARANG? Kenapa ga LIMA TAHUN YANG LALU saat gw masih bisa memperjuangkan jurusan gw, dan yeah, tentunya pekerjaan gw. Kenapa? Blaaahh~ Jangan tanya kenapa. You know God hates the question 'why'. *roolingeyes*

FYI, sekarang jam setengah satu pagi. Tapi gw ga akan bisa tidur kalau gw ga lanjut nulis ini.

That movie membawa pencerahan buat gw. I do have dream Job. Everyone does. Semuanya tergantung bagaimana lo berjuang untuk meraih dream job lo. Apa lo akan nyerh sama angin yang membawa lo kemanapun dia mau dan beresiko masuk angin. Atau lo mau kejar apa yang lo cita-citain. Me? Me so sick with this job. And I will definitely go for my dream job. Sekali lagi, kalau Tuhan mengijinkan.

Amen?

Smooch,
eVe~

The Power of Words

Semangat malam. Maksudnya, selamat malam.

Semangat itu bisa didapat dari siapa saja, dimana aja, dan kapan aja. Gw pernah cerita dulu waktu pulang kerja dari BINUS. Waktu itu malem sekitar jem delapan gw pulang naek buswe. Tau sendiri duonk yaaa buswe kayak apa di jaman sekarang ini? Masi mending waktu jaman Majapahit deh kayaknya. Saat kuda dan kebo masih jadi angkutan kota. Bisa naek ga pake dempet-dempetan, ga pake dorong-dorongan dan pengap-pengapan. Paling banter keinjek tai kuda. Jauh lebih nyaman dari pada naek buswe di era milenium lewat dikit ini.

Back to topic, gw pulang malem-malem naek buswe. Uda cape kerja seharian, ngantuk, dan ga ada semangat. Semangat juang ikan koi aja bisa lebih yahut daripada semangat hidup gw waktu itu. Waktu turun di hlte dispenda, gw langsung pake auto pilot yang suka muncul disaat-saat kita lagi cape dan ingin segerea pulang. Kaki gw dengan sendirinya melangkah keluar halte. Dipinggiran ada mas-mas frontliner buswe yang biasa ngurusin tiketing. Dia bediri sambil senyum nunduk-nunduk kasih salam selamat malam ke semua penumpang yang baru aja turun dari buswe. Begitu juga saat gw keluar. Gw yang semangat hidupnya setara siput gay yang terdiskriminasi terus jalan dengan tampang patut dikasihani. Tak disangka tak diduga tak dinyana tak dikira, mas-mas itu bilang: "Malam, Mbak. Semangat, Mbak!" Gw reflek langsung angkat kepala gw. Walaupun gw masih lanjutin jalan gw, tapi mata gw saat itu langsung membulat. Kalo digambarin di komik-komik, mata gw uda membulat dan ada gambar api berkobar-kobar di background belakangnya.

Gila ya. Gw yakin si mas-mas itu cuma menunaikan tugasnya. Dan dia juga ga sadar kalo kata-kata sederhana yang dia ucapin itu bisa membuat gw yang hampir mati langsung jadi semangat menjalani sisa hari itu. Buat mas-mas waktu itu, sekali lagi, terima kasih. :)

Kata-kata lainnya gw dapet dari pengurus salah satu lembaga sosial yang peduli akan udara di Indonesia. Waktu itu orang itu lagi ngobrol-ngobrol iseng sama guru Biologi gw soal rencananya menanamkan rasa peduli akan udara di negara kita ini. Gw sering bingung, kenapa orang-orang macam gitu terlalu berusaha untuk bekerja di bidang ini. Cape, bikin sakit ati kalo ga ditanggepin, bukan untuk kepentingan pribadinya saja, dan ga dibayar. Sekali lagi, ga dibayar. Hell to the no kalo buat gw. Maaf, gw terlalu realistis dalam hidup. Tapi ditengah kebingungan gw, orang itu mengucapkan kata-kata yang ga bakal gw lupain seumur hidup gw. Pria 30 something itu terus bilang ke sekitar 3 anak SMA yang dalam pikiranya sama sekali ga peduli sama udara dan tetek bengek kerja sosial yang diperjuangkannya, "Kalau kalian punya mimpi, turunkan ke bumi. Jangan terus-terusan di awang-awang." Kayak Charm Body Fit yang menyerap cairan dan tidak bocor, kata-kata itu terserap perlahan-lahan di kelapa gw sesaat setelah diucapkan sama si bapak. Dan sampai sekarang, kata-kata itu kayak dorongan di punggung gw saat gw memulai mimpi gw. Makasih Om, kata-kata om, yang walaupun saya respon dengan senyum miring sambil nunduk, uda jadi dorongan buat wujutin mimpi-mimpi saya. :)

Sekali lagi kejadian betapa kata-kata itu punya kekuatan. Mungkin buat kita kata-kata yang kita ucapin itu cuma sekedar kata yang meluncur keluar dari bibir aja. Tapi bisa jadi buat orang lain itu jadi kata-kata yang bakal diinget seumur hidup, kata-kata yang bisa jadi penyemangat, dan kata-kata yang bisa dijadiin motivasi. So people, start talking good. As good deeds will grow good fruits. :)

Smooch,
eVe~

Fresh from the oven (homemade)

First thing first,
Thaaaaaaaaaaaaank You Lord Jesus!!! Thanks for the grace, thanks for the love, thanks for the support, thanks for the things You've made. Thanks for friends and family, thanks for every little thing.

Gw baru aja sidang. Tadi, sekitar beberapa jam yang lalu. Atau lebih tepatnya jem 11 kurang. I really really really... Gladfull. Sebelum sidang ya biasalah, disko darurat jantung gw. Sehari sebelum sidang masih sempet-sempetin buat nonton sidangnya Ivan, Evan, Kent (Boong! Orang telat masuk juga yee!). Tadi pagi-pagi belum ada rasa nervous. Ya gw pikir, yaudahlahya mau gimana juga tinggal beberapa jam lagi. But I still hope for the best. Sampe di kampus, adiprabowo sama astriwulandari belum sampe. Beberapa menit kemudian, supporter pertama gw dateng, Lia dan Agnes. Menit-menit berikutnya menjelang sidang, makin banyak supporter berdatangan. Eaa...

Tiba-tiba dari kejauhan, datanglah sesosok mbak-mbak bawa kertas nama penguji. Perut gw serasa digiles-giles rolling stone. Pas tau yang nguji kelompok gw itu salah satu dosen bertampang malaikat berhati (maaf) iblis, gw langsung ngeper. Tiba-tiba pengen beramal, membantu nenek, mendonorkan darah, dan mengaku dosa. Jadilah gw dipanggil maju. Ternyata beliau duet sama dosen sisop (Sistem Operasi) gw dulu. Dosen sisop gw baik sih. Baik banget malah. Ga masalah? Kata siapa? Justru gw yang ga pernah kasih kesan baik dimata dia. HAHAHA *bego* Dulu tiap masuk kelas sisop pasti telat, ga pernah ikut kuis tapi tiba2 ada dibagiin kertas jawaban kuis atas nama gw (makasih buat yang waktu itu ngebuatin kuis gw :* ), dikelas uda cewek sendiri, duduk paling belakang, ribut pula. Aduhai. Just before the sidang, gw uda ga bisa mikir apa-apa lagi. Jelek ga bisa, baek juga ga bisa.

Masuklah gw pas sidang. Gw yang presentasi. Sempet heboh salah ngucap open-source jadi open-house. Miriplah, sama-sama open. Terus gw duduk di tengah memisahkan dua sejoli. Pertanyaan pertama dari pak doski (dosen killer) (yang dengan hinanya ngegoogle ebook LDAP pas gw lagi presentasi!!).

Doski : Wah, kalian uda jago donk ya LDAP.
Gw : (pasang tampang: "Hah, kecuiiilll") (dalem ati: "nggak.")

Dan pertanyaan-pertanyaan berikutnya ditujukan ke adiprabowo. Gw gatel pengen jawab. Soalnya kalo pertanyaan LDAP diabisin sama adiprabowo, gw bakal dapet tentang RADIUS yang akan membuat gw memilih makan iga bakar super pedas Lekko tanpa minuman daripada dikasih pertanyaan itu. Untungnya nggak. Gw ga tenang banget duduk disitu pas doski masih nanya-nanya. Rasanya kayak terserang ambeien. Masuk ke pertanyaan pertama buat gw, "Apa itu direktori?" Mulus. Gw jawab dengan tidak lengkap. Dan begitu sampe di astri wulandari pun ga dijawab dengan cihuy. Lewat satu. Pertanyaan berikutnya,

Doski : Coba ceritain historinya LDAP.
Gw (masih bertampang "Haah! Kecuuiiilll") : Gini Pak. Dulu...blablabla
Doski : (manggut-manggut dan senyum-senyum gemes (baca: pengen ditabok) ) : Oke, sekian dari saya.

Whatt??? Selesai?? Sumpe loo?

Gw kaget magap-magap sekaligus pengen jumpalitan seneng. Segini duank? Owkey. Lanjut ke dosop (dosen sisop).

Dosop (kasih pertanyaan) : Coba Sylvia jawab.
Syl : Blablabla...
Dosop : Betul, Eva?
Gw : Betul, Pak.
Dosop : Oke, pertanyaan berikutnya. Blablabla. Coba dijawab Panji.
Panji : Blablabla Pak...
Dosop : Kalo pendapat kamu gimana, Eva? Setuju?
Gw : Setuju Pak.
Dosop : Untuk Sylvia. Apakah blablabla ini blablabla?
Gw : (buka mulut pengen jawab)
Dosop : Kamu sabar dulu, Eva. Kamu kan mahasiswa saya.
Gw : (TERUS KENAPAAAA????) Hehehe...

Hasilnya? Gw ga ditanya sesuatu yang bermakna. Dan sidang pun selesai. Gw cuma bisa celingukan tak percaya. Ini gimana nilai guweeeeh?

Tapi yang namanya rencana Tuhan ya boo, emang ga bisa diperkirakan. With the power of belief and prayer, gw dapet B straight. Along with adiprabowo, astriwulandari, semua yang tadi disidang. Cuma satu yang dapet A, dari kelompok aslab. Gw senengnya bukan main. Bisa lo bayangin sebelumnya gw kayak dikasih tau kalo gw bakal disidang singa dan gw ketakutan. Tapi kalo Tuhan bilang Dia mau bantu, Dia akan buat si singa sekalipun jadi anak kucing. Damn, He is good. XD

So, gw sukses jadi sarjana sekarang. Perkenalkan, Eva Kusmiyati S.Kom siap membantu anda. (Yahelah kok jadi frontdesk?) Makasih buat mama buat doanya yang luar biasa. Buat papa juga. Buat temen-temen gw terutama yang tadi nonton sidang gw (meonk, lia, agnes, rudy, cath, dencut, jeng feb, hate, jono, memet, eby, harry, renny, dan lain-lain yang gw ga engeh ada disitu tapi tetep menberikan dukungan moril dan spirituil bagi si gadis imut ini.). Makasih buat dukungannya dan doa-doanya. I can't make it without you guys! Makasih foremost buat Panji Adiprabowo S.Kom yang uda jadi teman dan tutor luar biasa buat gw dan Sylvia Astri Wulandari S.Kom. Buang Neng Syl juga karena uda dengan sangat rajin ngedit, ngarang, translate, dan begadang buat skripsi ini.

Dan pastinya buat The Almighty Lord Jesus Christ. Tuhaaaannnnn, YOU ARE SO KEWL!!

Peluk cium,
eVe~ (S.Kom)
XD

Adiprabowo - Me - Astriwulandari
Friends (:

2.0.1.1

Dua rebu sebelas. I like this number. Ewh.. *gigit-gigit bibir*

First of all, HAPPY BLAST NEW YEAR PEOPLE!!!

Tahun baru, emang ga ada beda dari hari berganti hari. Kayak senin berganti selasa, jam 11.59 berganti 12.00, detik ganti detik. Ga ada beda, dan ga akan ada bedanya, kalo kita ga membuat perbedaan itu. Aye aye, captain? *sooo yellow and absorbent* Just for you know, I've been such a pig these days. Slutty pig, if you really wanna know. Dan sekarang gw sangat-sangat ga pengen banget ngomongin masa lalu. (yang which iiiiss baru sekitar satu setengah jam yang lalu aja dulu eve! Duh?) Kalut, labil, galau, dan apa lah yang biasa dialamin cewe-cewe abegeh yang doyan parfum kocok di supermarket. Kayaknya itu semua bukan trend 2011. So let them all leeeeeft behind, baby. Ciao.

Baybay eva pemalas, baybay labil, baybay sensitif, baybay sakit ati, baybay cinta pertama, baybay kisah cinta jaman sekolah. (ga pake curhat boleh mbak?) I AM AN AAAAAAALL NEW EVE.

Kay, disela-sela nonton Pirates of Caribean sekuel ketiga, gw mencoba mengingat-ingat fakta seru yang bisa gw inget di tahun 2010. And I am so happy to share, *wink*

One. Oh thanks to Aphrodite yang menurunkan talentanya ke gw, untuk kesekian kalinya gw jadi tempat curhat masalah eh-kira-kira-cowo-gw-dikasih-hadiah-apa-ya pas valentines day.  Happy? Dear mother Aphro, I haven't liked valentines day for these 21 years. Dirty lil secret, uh?

Two. Persahabatan tidak selamanya berarti selalu-bersama-dan-update-dengan-sesama, tapi juga berbeda-pendapat-dan-menerima-perbedaan-itu-dengan-lapang-dada. Jerky and hurt, if u wanna know. But truth tells better than lies.

Three. Mendapatkan lapie pertama gw dengan alasan harus ngerjain skripsi. *peluk erat mama papa yang rela beliin*

Four. Benci, okay coret, tidak suka dengan ABG labil bernaa Justin Bieber tapi selalu bernyanyi mengikuti lirik lagu-lagunya yang ada satu album full di playlist gw. (Sumpah gw nyolong dari lapienya Mr. Adiprabowo)

Five. Suka deg-degan kalo denger ada bencana alam lagi.

Six. Lebih takut sama kedalaman daripada sama ketinggian. Kegelapan daripada keterangan. Kekecilan daripada kebesaran. (ga penting? Oke. Coret.)

Seven. Pernah jadi satu-satunya cewe dikelas yang dihuni oleh 63 orang cowo. That's a blast!

Eight. Cowo ganteng terkahir yang gw liat di detik-detik pergantian tahun 2010 adalah darling Orlando Bloom (di Pirates of Caribean). Dan ohmaygutnes he's so freakin sekseeh... Bahkan dalam balutan kostum dekil, rambut lepek, dan bau amis. (yang terakhir sih gw cuma nyimpulin. He's a pirate. Ga mungkin bau karbol kan?)

Nine.Baru saja menemukan fakta bahwa gw ga ngerti jalan cerita pirates of caribean. Walaupun darling Orlando Bloom is still stunning. Dan gw agak-agak jijik aja ngeliat mahluk laut setengah monster dengan tampang tak terdefinisi. Euuwwwhh...

Ten. Gw suka doa, suka berkat, suka mendoakan, dan senang di doakan. Dan tahun ini gw serahkan sama my beloved Jesus, the best architect, to make and build my life.

Eleven. Sumpah enakan 10 fakta, tapi ga enak kalo gw ga nyinggung yang ini. Sooo, baru kali ini gw serius buat resolusi tahun baru, atau yang lebih senang gw sebut sebagai "Proyek 365 Hari". *nyegir* *ngelirik Pak BeYe*

I know I knoooow, fakta-fakta ini ga penting-pening amat buat dipaparkan. Apalagi dibaca. But sohohohowhaat. I share, u like u may read, u don't like just don't give a damn. Iiih, kok gw kedengeran kayak cewe jomblo kering berumur 21 tahun siiiiih?? *jongkok dipojokan ngusek-ngusek tanah pake jari* Last but not least... Hope you have 365 days of blast, readers. :)

Oh satu lagi, Twelve. Satu quote bagus yang gw denger dari hasil nguping siaran tv sore-sore,

"Bukan bahagia yang membuat kita bersyukur. Tapi bersyukur yang membuat kita bahagia."

People, give thanks! :)

smooch,
eVe~

Happy Birthday Nae Sarange :')

First of all...



Ya Tuhan sumpah cakep banget ni cowo... *melting*


생일 축하합니다,이영대씨
SAENG-IL CHUGHA HAMNIDA LEE YONG DAE SSI 
(11 September 1989)



I wish you have a great life, great family, and a great tournament. Hope to know you someday. Thanks for being born. Good luck... (':

xoxo
eVe~

A Dream

 
Yea.. Someday I will. :)


xoxo
eVe~